PKL Dadaha Tolak Relokasi

 1,783 total views

Salah seorang PKL Dadaha Anda. | Foto : Indra
Salah seorang PKL Dadaha Anda. | Foto : Indra

Kota, Wartatasik.com – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada tepat di depan Pintu Utama Stadion Wiradadaha mengaku menolak rencana Pemerintah Kota Tasikmalaya merelokasi tempat usahanya ke dekat Taman Dadaha.

“Ini jelas dapat mematikan mata pencaharian kami. Saya bersama warga lainnya akan menolak rencana tersebut. Dikarenakan, selain jauh dari tempat tinggal juga tidak menjamin pendapatan bisa stabil. Jualan disini juga kadang-kadang ramai kadang tidak. Apalagi di tempat baru,” papar Salah Seorang PKL Anda kepada Crew Media Online Wartatasik.com, Selasa (24/11) tadi siang.

Ia menegaskan, sejumlah warga yang berjualan di dekat warung miliknya sudah sepakat untuk menolak. “Kami kan asli warga sini. Kami bukan pedagang kojengkang yang hanya berjualan satu minggu sekali. Kami menggantungkan hidup disini,” kata warga Babakan Serang itu seraya mengatakan pendapatan bruto perharinya rata-rata mencapai sebesar 300 ribu rupiah.

Terpisah, Dadang Soleh selaku ketua RW 03 Babakan Serang mengungkapkan warganya yang berjualan di kompleks Dadaha tidak bisa dilarang apalagi menutup kegiatan berjualannya. Meski ditutup paksa, lanjut Ia, pasti akan berjualan kembali. “Karena mereka adalah asli warga disini. Meskipun akan ada penataan komplek ini, namun mereka bertekad akan terus berjualan setelah beres. Pada intinya, warga merasa keberataan kecuali untuk merapihkan diri, pasti mau,” tuturnya

“Sebenarnya, para PKL asli warga Babakan Serang sudah dua kali berpindah lokasi. Yang tadinya di depan, kini sudah dibelakang. Tapi ketika kami sudah berjualan di belakang malah akan direlokasi. Kami harap, pemerintah bisa bijaksana terhadap PKL khusus warga kami,” pungkasnya. Asron/Indra

Related posts

Leave a Comment