Plang ahli waris yang sampai saat ini masih terpasang di Alun-Alun Indihiang Kota Tasikmalaya | Foto : Tim
Plang ahli waris yang sampai saat ini masih terpasang di Alun-Alun Indihiang Kota Tasikmalaya | Foto : Tim

Kota, Wartatasik.com – Proses penyelesaian sengketa lahan memang tidak semudah yang dikira. Sama halnya dengan sengketa antara pihak Pemkot Tasikmalaya dengan ahli waris Nyimas Emos Hamas Djoewaedi yang mengklaim sebagai pemilik Tanah Alun- alun Indihiang. Buktinya, sampai saat ini di lahan tersebut masih terpasang sebuah papan berukuran satu meter dengan bertuliskan pengakuan kepemilikan lahan dari ahli waris yang hingga sekarang belum dibongkar oleh pihak yang berwenang. Hal tersebut mengundang pertanyaan dari banyak kalangan, sudah sampai sejauh mana tindak lanjut sengketa lahan tersebut?.

“Beberapa tahun lalu pernah para ahli waris melakukan penyegelan seluruh lahan yang kata mereka milik Nyimas termasuk SD Gadis Indihiang pun di gembok memakai rantai. Namun, akhirnya dibuka lagi oleh Pemkot. Saya kira urusannya sudah beres, tapi sekarang malah ada plang lagi. Saya tidak tahu kapan masangnya,” ujar Iis Sukaesih (45) salah seorang warga yang tinggal di Belakang Alun-alun, Rabu (21/9). Ketika masalah tersebut akan dikonfirmasikan kepada pihak ahli waris kebetulan yang bersangkutan sedang berada diluar kota.

 Laporan: Tim

Facebook Comments