PNS Kota Tasik Dinilai Cederai Demokrasi

 1,530 total views

H. Dede Sudrajat | Foto : Dok. Wartatasik.com
H. Dede Sudrajat | Foto : Dok. Wartatasik.com

Kota, Wartatasik.com – Usai menghadiri kegiatan Launching Tahapan Pilkada di Aulia Hall Center, Rabu (27/07) tadi siang, Wakil Walikota H. Dede Sudrajat mengaku sangat menyayangkan ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya khususnya di kalangan camat yang terindikasi secara terselubung melakukan penggiringan dan memobilisasi dukungan terhadap salah satu calon walikota yang akan maju dalam Pilkada Kota Tasikmalaya 2017 mendatang.

”Saya menilai PNS tersebut menghianati proses demokrasi yang akan kita lakukan. Sudah jelas di dalam UU tidak dibenarkan berpihak, tidak boleh menjadi tim sukses dan menyukseskan salah satu calon. Harus bersikap netral. Pilkada ini harus kondusif, jangan mencederai hati nurani rakyat. Konsentrasi sajalah terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai pegawai negeri,” tegas Dede kepada sejumlah Wartawan.

Menurutnya, dalam ucapan dan perbuatan serta perilakunya PNS yang dimaksud telah melakukan pelanggaran kode etik. ”Maka dari itu, Saya meminta intansi terkait selaku pengawas dan pembina PNS agar dapat memberikan penjelasan. Saya menunggu sanksi yang diberikan kepada pegawai tersebut, karena ini sudah ada bukti dengan munculnya kalimat Lanjutkan SBY (Sahabat Budi Yusuf) melalui medsos. Itu kan sudah jelas menjadi tim pemenangan salah satu calon, PNS macam apa itu,” ungkapnya Dede, dengan nada kesal.

Ia meminta kepada semua pihak untuk segera melaporkan jika menemukan PNS di lingkup Pemkot Tasikmalaya yang terbukti menjadi tim pemenangan dan menyukseskan bakal calon Walikota atau Wakil Walikota. ”Kalau menemukan PNS yang berpolitik, ikut mendukung calon yang akan maju dalam Pilkada nanti, segera lapor kepada Saya. Kita akan berikan sanksi berat,” tandas Dede. Seda

Related posts