Polemik Benteng Poltekkes, Antara Kepentingan Popularitas dan Keberanian Membongkar

 641 total views

Andi Abuy / Indra

Kota, Wartatasik.com – Polemik pembangunan benteng Poltekkes Kemenkes di Tasikmalaya, makin meruncing. Pasca digelar audiensi baru-baru ini bersama sejumlah intansi terkait di Bale Kota, kini Pemuda Demokrat mendesak agar pihak Pemkot melakukan tindakan tegas untuk segera membongkarnya mengingat pembangunan tersebut disinyalir tidak menempuh prosedur yang berlaku, mulai dari tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Rekomendasi Sempadan Sungai dari Dinas PUPR, Amdal Lalin dan tidak adanya koordinasi dengan pemerintah setempat.

[sc name=”iklanadsense2″]

“Sebetulnya dalam permasalahan ada dua hal yang diperbuat menyalahi aturan, yaitu membangun tanpa izin dan melanggar aturan sempadan sungai. Dari hasil audien kemarin semua yang hadir menyatakan bahwa pembangunan itu memang sudah tidak punya apa-apa lagi. Dalam arti, tidak memiliki satupun legalitas yang ditempuh sehingga tidak bisa dibenahi lagi kecuali dibongkar,” tegas Ketua Pemuda Demokrat Andi Abuy, Senin (18/09/2017).

Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya juga akan meminta surat pernyataan dari masing-masing pihak untuk menindaklanjuti soal keberadaan benteng sepanjang 2 kilometer itu. “Tinggal nantinya, walikota memerintahkan ke dinas terkait atau Wasdal untuk mengeluarkan surat perintah pembongkaran. Jika hal ini tidak dilakukan, berarti walikota hanya mementingkan popularitas dibanding keberanian. Ini sudah jelas illegal dan butuh keberanian. Jika dibiarkan bisa menimbulkan ekses terhadap lahan pertanian warga karena tidak diairi oleh selokan tersebut,” tandas Abuy. Indra

Related posts