Polemik Sapi Impor Tak Pengaruhi Pedagang Kecil

 1,418 total views

Suwanto (35) pedagang bakso keliling saat mangkal di depan Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Rabu (12/08).
Suwanto (35) pedagang bakso keliling saat mangkal di depan Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Rabu (12/08).

Kota, Wartatasik.com – Terkait seputar polemik pembatasan kuota sapi impor yang sekarang ini ramai dibicarakan nampaknya tak begitu berpengaruh bagi kalangan pedagang kecil. Seperti halnya dialami Suwanto (35) Warga Kp. Cilolohan – Kota Tasikmalaya yang sudah hampir tujuh tahun berjualan bakso keliling khas Solo dengan menggunakan fasilitas roda dorong mengungkapkan sampai saat ini tidak merasakan susahnya mencari atau membeli daging sapi di pasaran untuk bahan pembuatan bakso yang dijualnya.

“Kalau hanya untuk mencari sekilo dua kilo saja tidak sulit. Selama ini selalu ada dan gampang Saya dapatkan. Hanya mungkin dari harga beli berbeda. Sekarang masih di atas seratus ribu dari yang biasanya dikisaran 90 ribu rupiah perkilonya. Meski kondisinya seperti ini, dalam hal penjualan Saya tidak menarget dan mematok harga perporsi kepada setiap pembeli atau langganan Saya selama ini. Rata-rata mereka (Pembeli bakso) membeli produk Saya ini mulai dari lima sampai tujuh ribu rupiah,” katanya.

Pria asli asal Boyolali – Jawa Tengah yang sering mangkal di depan Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya itu mengaku jualannya selalu habis dalam setiap harinya dan mendapatkan omzet rata-rata 400 ribu rupiah. “Apapun alasannya, kami selaku pedagang kecil hanya berharap dan menginginkan harga daging dipasaran bisa lebih murah meski sedang dalam kondisi seperti ini,” tandas lelaki yang dikenal dengan sebutan Mas Galing itu. Indra/Asron

 

Related posts

Leave a Comment