AKP. Erustiana | Foto : Awang
AKP. Erustiana | Foto : Awang

Kota, Wartatasik.com – Baru-baru ini, sekaligus menjadi tuan rumah Kota Tasikmalaya resmi menyandang gelar Juara Ke-II atau Runner Up dalam perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-34 Tingkat Provinsi Jawa Barat. Hal itu menjadi kebanggan tersendiri bagi warga Kota Santri yang telah berhasil mempertahankan prestasinya di level regional.

Namun, di sisi lain muncul rasa keprihatinan yang sangat mendalam dikalangan banyak pihak karena posisi juara tersebut ternyata sama dengan peringkat tingginya penyalahgunaan Narkoba di tingkat Jabar. Rasa keprihatinan tersebut salah satunya muncul dan terlontar dari Kasat. Narkoba Polres Tasikmalaya Kota AKP. Erustiana saat menyampaikan materi seputar penyalahgunaan Narkoba dalam acara pertemuan Forum Silaturahmi Lintas Organisasi di RM. Geunah Calik Jl. Ir. H. Juanda Kota Tasikmalaya, Kamis (16/06) tadi sore.

Pihaknya mengatakan tingginya urusan Narkoba di Kota Tasikmalaya sangat bertolak belakang dengan nama Kota Santri yang melekat hingga sekarang ini. Tak tanggung-tanggung, lanjut Ia, dari sekian banyak kasus yang sudah ditangani 80 persennya pengguna dan pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan hal itu sangat berdampak terhadap tingginnya angka HIV/Aids di kota ini.

“Saya prihatin sekali, karena gelar juara MTQ Kota Tasik sama dengan posisi atau peringkat penyalahgunaan Narkoba di tingkat Jabar. Untuk itu, mari kita sama-sama untuk melakukan gerakan antisipasi dalam rangka meminimalisasi masalah tersebut dan hal ini tentunya harus dibarengi oleh peran serta semua pihak,” paparnya seraya menjelaskan secara gamblang tentang jenis dan penyalahgunaan Narkoba dihadapan semua yang hadir. Indra/Asron

BAGIKAN