Ratusan Pejabat Eselon III Ikuti Kegiatan Assessment

 1,527 total views

Kegiatan Aseessment bagi pejabat eselon III di Lingkungan Pemkot Tasikmalaya / Seda
Kegiatan Aseessment bagi pejabat eselon III di Lingkungan Pemkot Tasikmalaya / Seda

Kota, Wartatasik.com – Sebanyak 116 orang Pegawai Negeri Sipil tingkat eselon IIIa dan IIIb di Lingkungan Pemkot Tasikmalaya mengikuti Assessment di Hotel Harison Tasikmalaya, Minggu (27/11). Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tersebut melibatkan Aksesor bersertifikasi dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Siliwangi (Unsil).

Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H.I.S. Hidayat dengan dihadiri Kepala BKD Kuswa Wardana. Dalam sambutannya Sekda mengatakan, kegiatan assessment perlu diikuti oleh para PNS terutama eselon III dan yang menduduki jabatan karena bisa menambah pengetahuan dan wawasan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan jabatan yang diembannya.

”Assessment diharapkan dapat menambah pengetahuan dan kemampuan bagi pejabat dalam melaksanakan tugas serta menyelenggarakan kegiatan Pemerintahan,” ungkapnya. Ia melanjutkan, sangat disadari bahwa selama ini banyak pejabat yang menduduki jabatan namun tidak sesuai dengan bakat dan kemampuannya.

”Assessment merupakan bagian manajemen kepegawaian sebagai tolak ukur untuk pengembangan dan pola karier bagi pegawai. Penilaiannya untuk mengetahui kompetensi para pejabat khususnya eselon III di Pemerintahan Kota Tasikmalaya, baik dari segi kepribadian, karakter dan sikap serta kemampuan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BKD Kuswa Wardana menjelaskan, kegiatannya tersebut dalam rangka memberikan gambaran dan potensi yang dimiliki para pejabat eselon III. ”Ini isinya tallent mepping, pemetaan bagi pejabat sesuai dengan posisi jabatannya serta menjadi bahan bagi pimpinan untuk pengembangan dalam pengisian SOTK baru,” ujar Ia.

Diterangkan Kuswa, untuk pengisian SOTK baru di tahun 2017 mendatang, pihaknya berpedoman pada surat edaran Menpan tahun 2016. ”Berdasarkan surat edaran itu disebutkan bahwa SKPD yang nomenklatur dan tupoksinya tetap dapat dikukuhkan, dan untuk SKPD yang nomenklaturnya berubah dan tupoksinya tetap, itu juga dikukuhkan. Jadi pada prinsipnya hanya pengukuhan,” tandasnya.

Laporan: Seda

Related posts