Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Kegiatan PIK-RM

 3,560 total views

Para peserta PIK=RM berkumpul di GOR Sindangkerta Ke. Cipatujah Kab. Tasikmalaya / Seda
Para peserta PIK=RM berkumpul di GOR Sindangkerta Ke. Cipatujah Kab. Tasikmalaya / Seda

Kabupaten, Wartatasik.com – Sekitar 500 lebih para pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Tasikmalaya dan tiga Perguruan Tinggi yakni Stikes Respati, IAIC Cipasung dan Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) berkumpul di Kecamatan Cipatujah mengikuti kegiatan Jambore jumpa bakti gembira untuk Pusat Informasi konseling Remaja dan Mahasiswa (PIK-RM) yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) Kab. Tasikmalaya Tanggal 20-21 Desember 2016.

Kegiatan tersebut digelar guna memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang seputar permasalahan remaja, reproduksi remaja serta kehidupan lainnya di tingkat para pelajar dan mahasiswa. Ditemui Kepala BPMKB Wawan R. Effendy yang didampingi Kasubid Ayoman Dodi A. Sudrajat mengatakan, kegiatannta itu untuk memberikan motivasi kepada pusat konseling remaja yang belum terbentuk, dan memberikan sosialisasikan kepada PIK=RM yang sudah terbentuk yang ada di setiap sekolah dan perguruan tinggi.

”PIK-RM sebagai wadah untuk memberikan informasi seputar remaja dan mensosialisasikan generasi berencana, yaitu merencanakan segala sesuatunya mulai dari pernikahan, berkeluarga, mengarungi kehidupan, pendidikan dan  ekonominya,”ungkap Ia. Dodi menambahkan, pergaulan remaja saat ini banyak dipengaruhi oleh lingkungan. Jika para remaja tidak mengetahui, tuturnya, bisa saja terjerumus ke hal negatif.

”Jumpa bakti gembira ini, remaja atau mahasiswa dapat terhindari dari berbagai permasalahan negatif yang dapat menghancurkan masa remaja, seperti dalam KB kita kenal dengan Triad KRR, yaitu tiga ancaman dasar yang akan mengancam perkembangan remaja, yakni pernikahan dini, seks pra nikah dan Napza,” terangnya.

Ia melanjutkan, dalam kegiatan tersebut, selain pemberian materi yang disampaikan oleh BKKBN provinsi Jawa Barat dan dari BPMKB Kab. Tasikmalaya, serta tim Star Jabara kegiatan juga diisi dengan kegiatan outbound, permainan yang sifatnya edukatif, seperti api unggun dan games. ”remaja diarahkan pada permainan yang sifatnya edukatif, agar dapat mengenal diri serta lingkungannya. Mereka bisa berkerjasama dengan tim atau kelompoknya, sehingga ada interaksi diantara mereka,” tandas Dodi.

Laporan: Seda

Related posts