Sanksi Merokok, Hanafi: Bisa Denda atau Sidang Ditempat

 476 total views,  4 views today

Hanafi,SH,MH / dra

Kota, Wartatasik.com – Usai menjadi narasumber dalam Kegiatan Seminar Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Auditorium Kantor Taspen Tasikmalaya, Kamis (13/07), Kabag. Perundang-undangan Setda Kota Tasikmalaya Hanafi, SH.MH., menegaskan pentingnya ada pengaturan terhadap tempat-tempat agar bebas dari asap rokok untuk menunjang kesehatan masyarakat.

Ia mengatakan, hal itu juga seiring dengan hasil kajian akademik dan kondisi sosial masyarakat saat ini. “Ini menjadi sebuah keniscayaan bahwa aturan KTR harus dibuat untuk menetapkan kawasan-kawasan bebas asap rokok. Ini sudah jadi insiatif dewan. Naskah dan yang lainnya sudah lengkap, jadi tinggal menunggu diparipurnakan. Diharapkan, pada triwulan 3 atau 4 tahun ini bisa selesai,” ujarnya.

Sesuai ketentuan UU Kesehatan dan Perwalkot, lanjut Hanafi, banyak tempat-tempat yang paling pokok masuk dalam aturan bebas rokok seperti pelayanan kesehatan, lembaga pendidikan, tempat bekerja, sarana bermain anak-anak dan tempat-tempat lain yang memang dipandang perlu untuk ditetapkan sebagai KTR, termasuk di rumah masyarakat sendiri.

Selain itu, pemerintah juga bisa memfasilitasi untuk pembuatan area atau tempat merokok (Smoking Area) di lokasi-lokasi yang dibutuhkan dengan ketentuan dan syarat yang sesuai. “Mengenai sanksi, bisa saja dengan memberlakukan denda atau sidang di tempat seperti yang sudah dilaksanakan di daerah lain. Intinya, kita perlu dorong semua pihak agar upaya ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” pungkas Ia.¬†asron/dra

Related posts