Saung Tani ‘Berkah Bersama’ Digagas Ciptakan Petani Cerdas

 8,267 total views

Buku-buku seputar pertanian dan fasilitas komputer yang ada di Saung Tani ‘Berkah Bersama’ / dok

Kabupaten, Wartatasik.com – Saung Tani ‘Berkah Bersama’ berdiri sejak awal tahun lalu, tepatnya Tanggal 13 Januari 2017. Saung ini digagas dan didirikan oleh Ade Rusmana, seorang anak muda yang sangat peduli terhadap nasib para petani. Lokasinya di Jl. Gubernur Sewaka Kp. Culamega, Desa Bojongsari Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya.

Saung yang diciptakan jadi sebuah perpustakaan tani tersebut sengaja dibuat guna memberikan banyak ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi para petani tentang bagaimana cara bertani yang baik dan benar. Tak hanya itu, para petani juga diajarkan mengenai wawasan penguasaan teknologi melalui sarana atau fasilitas komputer tanpa dipungut biaya alias gratis.

Saat berbincang, Kamis (07/12/2017), Ade mengungkapkan, idenya itu muncul setelah menelaah dan melihat wawasan para petani di daerahnya sekarang ini hanya sebatas memiliki pengetahuan cara taman dan panen saja. “ tapi belum mengerti cara tani yang baik dan benar. Oleh karena itu, saya berinisiatif membuat Perpustakaan ini dengan harapan petani lebih mengerti tentang dunia pertanian,” katanya.

[sc name=”iklanadsense2″]

Ade juga menyebutkan, dari awal berdiri sampai sekarang jumlah petani muda  binaannya sudah mencapai 15 orang, dengan pengurus 3 orang. Ia pun berniat akan terus mengajak banyak petani lainnya agar mau bergabung menimba ilmu bersamanya. Melalui upaya pendekatan yang dijalankannya, Ia optimis jumlah petani binaannya itu bakal terus bertambah.

Namun cukup disayangkan, hingga kini keberadaan sarana yang diciptakannya tersebut masih belum banyak diketahui oleh masyarakat luas, termasuk pihak pemerintah. “Untuk itu, saya harap pemerintah pun tahu bahwa di dusun yang jauh dari keramaian ada Perpustakaan Tani, sehingga bisa memberikan bantuannya. Karena, selama ini mulai dari buku-buku dan komputer saya beli dengan dana sendiri,” ujar Ade.

Dengan demikian, segala upaya yang telah dilakukannya itu diharapkan bisa bermanfaat bagi para petani sehingga apapun yang akan dibuatnya (petani) tidak merasa kesulitan. “Misal, ketika akan membuat proposal pertanian saja harus menyuruh orang dan memberi upah atau muruhkeun. Saya sungguh miris melihatnya. Sehingga hati saya tergugah dan mendirikan Perpustakaan ini, mudah-mudahan kedepan semakin berkembang,” tandasnya, seraya mengatakan jika ada pihak-pihak yang berkepentingan bisa menguhubungi no. Tlp. 0812 2342 4141. Indra

Related posts