Sektor Pertanian di Kota Tasik Minim Perhatian Pemerintah

 2,531 total views

 

Lomba bongkas pasang Traktor pada peringatan HKP di Lapang Upacara Dadaha Kota Tasikmalaya | Foto : Seda
Lomba bongkas pasang Traktor pada peringatan HKP di Lapang Upacara Dadaha Kota Tasikmalaya | Foto : Seda

Kota, Wartatasik.com – Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) Tingkat Kota Tasikmalaya, Senin (08/08) tadi pagi, dipusatkan di Halaman Upacara Dadaha Kota Tasikmalaya. Acara digelar sebagai wujud syukur, berbangga hati sekaligus mawas diri bagi seluruh keluarga besar petani.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Perkebunan Kota Tasikmalaya Deddy Supriadi mengatakan, momentum HKP harus dijadikan semangat dan motivasi bagi seluruh petani untuk selalu bangga dan bersyukur serta terus bekerja guna kemajuan dan peningkatan derajat kesejahteraan. ”Petani memiliki peran yang penting dalam mewujudkan masyarakat maju dan sejahtera untuk memenuhi kebutuhan pangan,” ungkapnya.

Ia mengakui, perhatian dan kepedulian Pemerintah terhadap sektor pertanian saat ini memang masih belum menggembirakan, tapi kendati demikian pihaknya berharap para para Petani tetap semangat dalam bekerja untuk meningkatkan hasil pertanian serta kualitas produksinya. Sementara itu, Ketua Panitia HKP Ke – 44 Tingkat Kota Tasikmalaya Munir Setiawan yang juga selaku Wakil Ketua KTNA Kota Tasikmalaya menegaskan, demi meningkatkan kualitas dna hasil pertaniam di wilayah Kota Tasikmalaya, peran petani sendiri harus terus berpacu.

Peran petani, lanjut Ia, sangat penting dalam mewujudkan swasembada agar masyarakat tidak mengalami kekurangan pangan. Dalam hal ini, pihaknya menilai dan menyayangkan terhadap peran Pemerintah yang kurang memperhatikan insan petani di daerah. ”Sudah sepatutnya Pemerintah daerah lebih memperhatikan dan lebih peduli terhadap sektor pertanian, karena sektor pertanian memiliki peran yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia pada umumnya,” terang Munir.

Ia mengharapkan, untuk kedepan Pemerintah bisa lebih fokus dalam mengembangkan sektor tersebut, karena sebagian besar masyarakat Tasikmalaya bekerja atau bermata pencaharian di sektor pertanian. ”Para petani sekarang ini butuh perhatian. Pemerintah jangan hanya bisa berkata akan mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan kalau pada kenyataannya tidak peduli., Karena, kita banyak melihat, para insan petani masih banyak yang hidupnya di bawa garis kemiskinan,” tandas Munir. Seda

 

Related posts