Selain Ketua dan Wakil, Komisi III Sepakat Bongkar Andalusia, Bagaimana dengan Komisi I..?

 1,301 total views

Heri Ahmadi | Foto : Asron
Heri Ahmadi | Foto : Asron

Kota, Wartatasik.com – Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Heri Ahmadi menegaskan pihaknya sepakat dan menyetujui untuk dilakukan tindakan pembongkaran oleh yang berwenang terhadap bangunan Perumahan Andalusia tahap ke-3 di Kawasan Situ Gede yang diduga menyalahi aturan karena tak berizin dan tidak mengantongi siteplan serta diindikasikan menyerobot tanah milik pemerintah atau sempadan Situ Gede.

Ia mengatakan, selain menyepakati, dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengeluarkan kembali surat rekomendasi susulan atau kedua untuk penanganan dan penindakan kegiatan pembangunan perum tersebut kepada eksekutif dengan isi atau point yang lebih spesifik atau tidak bersifat umum.

“Mengenai waktunya, nanti kita masih akan berkoordinasi dulu dengan Komisi I yang membawahi atau lebih berwenang dalam soal perizinan. Yang pasti, kita sepakat jika bangunan Perum Andalusia menyalahi aturan dan dibangun di atas lahan yang dilarang untuk dilakukan pembongkaran apalagi kalau tidak ada niat baik dari pengembang meski sudah ditegur beberapa kali, jelas itu wajib dibongkar,” papar Ia, usai menggelar audiensi dengan LSM Peradaban Demokrasi Indonesia (PADI) di ruangannya, Senin (07/12) tadi siang.

Menurutnya, dalam hal ini pihak teknis dari eksekutif harus berperan aktif malaksanakan tupoksinya dengan baik sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Artinya, setelah dilakukan penyegelan beberapa waktu lalu seharusnya mengeluarkan atau melayangkan kembali surat teguran kepada pengembang sebagai peringatan agar menyadari dan segera memproses administrasi perizinannya.

“Tapi sampai saat ini kami belum tahu soal niat baik pengembang apakah mau memproses atau tidak karena tidak mengecek ke urusan teknis. Intinya kami setuju dengan adanya pembongkaran selama bangunan tersebut berbenturan dengan aturan yang berlaku dan izinnya tidak mungkin dikeluarkan serta berdiri di atas lahan yang dilarang,” tandas politisi dari PKS itu.

Sampai berita ini diterbitkan, Crew belum berhasil menemui pihak dari Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya untuk dimintai keterangannya karena tidak ada ketua maupun perwakilannya yang menghadiri acara audiensi di ruangan Komisi III tadi siang. Indra/Asron

Related posts

Leave a Comment