Selain KIP, Jokowi Berikan Sertifikat Tanah

 1,394 total views

Presiden RI Joko Widodo saat bersambutan dalam acara pemberian sertifikat hak atas tanah di Hal. Bale Kota Tasikmalaya / Seda

Kota, Wartatasik.com – Sebanyak 11 daerah dari 27 Kota dan Kabupaten di Provinsi Jawa Barat mendapatkan sertifikat hak atas tanah dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Tasikmalaya, Jum’at (09/06), di Halaman Bale Kota Tasikmalaya. Kesebelas daerah tersebut yakni Kota Tasikmalaya, Kab. Tasikmalaya, Kab. Cirebon, Kab.Bekasi, Kab. Karawang, Kab.Cianjur, Kab.Banjar, Kab.Garut, Kab. Sumedang, Kab. Ciamis serta Kab. Pangandaran yang terdiri dari 2.553 orang penerima sertifikat.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan, masyarakat seringkali kalah dalam setiap sengketa agraria karena tidak memiliki sertifikat tanah. ”Pemerintah mendorong secepatnya bagi masyarakat yang belum memiliki untuk secepatnya diberikan sertifikat agar masalah sengketa-sengketa agraria tidak terjadi yang hanya merugikan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, di seluruh Indonesia ada 126 juta bidang tanah yang belum memiliki sertifikat.

Namun, lanjutnya, saat ini baru dapat diberikan sebanyak 46 juta. ”Saya sudah memerintahkan kepada Menteri ATR dan BPN agar tahun ini minimal 5 juta sertifikat bisa diberikan kepada rakyat. Tahun depannya 7 juta dan tahun depannya lagi 9 juta sertifikat agar sengketa agraria bisa diselesaikan,” tegas Jokowi. Dirinya menjelaskan, dengan adanya sertifikat tanah para pemilik sudah memiliki kekuatan hukum yang jelas.

”Saya titip masyarakat yang memiliki sertifikat tanah agar berhati-hati jangan tergoda untuk mengadaiakannya demi mendapatkan uang untuk keperluan yang tidak tepat, misalnya membeli Mobil yang nantinya mengalami kemacetan kredit sehingga akhirnya tanah disita Bank. Saya sarankan lebih baik digunakan untuk investasi atau modal usaha,” pesan Ia.

Sementara itu, Menteri ATR dan Kepala BPN RI Sofyan A. Jalil menerangkan, dari total luas 19,8 juta bidang tanah di jawa Barat baru 6,4 juta yang sudah bersertifikat. “Mulai tahun ini, sesuai Perintah Presiden kita akan mempercepat penerbitan sertikat-sertifikat tanah yang belum terdaftar,” singkatnya.

Laporan: Seda

Related posts