Selektif, Tahun Depan Petugas Parkir Wajib Penuhi Tiga Poin Ini

 1,200 total views

Hamzah Diningrat / Indra

Kota, Wartatasik.com – Pembenahan urusan perparkiran terus dilakukan Pemkot Tasikmalaya. Seiring target pendapatannya untuk tahun depan naik dari Rp 1,4 miliar menjadi Rp 2,1 miliaran, berbagi upaya pun akan diterapkan oleh UPTD Parkir Dinas Perhubungan guna memenuhi pencapaian tersebut.

Seperti halnya dikatakan Kepala UPTD Parkir Hamzah Diningrat, bahwa 2018 pihaknya akan lebih selektif dalam menjalankan manajemen parkir di Kota Tasikmalaya terutama bagi para petugas atau juru parkir yang selama ini dianggap masih banyak kekurangan.

“Salah satunya kami akan terapkan komitmen petugas agar bisa bekerja sesuai aturan. Dari Surat Perintah (SP) yang kami berikan tiap tahun di dalamnya akan ada tiga poin yang harus dipenuhi. Pertama, dari segi kedisiplinan yang mewajibkan para juru parkir harus ada di lokasi dalam setiap waktu yang telah ditentukan atau tidak membandal,” terang Hamzah, Selasa (05/12/2017).

[sc name=”iklanadsense2″]

Lalu kedua, lanjut Ia, dalam hal kepatuhan terhadap pelaksanaan tugasnya di lapangan sebagai kepanjangan tangan dari Dishub termasuk soal setoran. Kemudian yang terakhir, dilarang memperjualbelikan lahan parkir yang notabene sebagai lahan pemerintah sehingga nantinya tidak berurusan dengan hukum.

“Karena, kalau saja ada yang berani melakukan hal tersebut tentu akan diproses sesuai perundang-undangan yang ada. Dan kami pun akan memberhentikannya lalu menggantinya dengan juru parkir yang baru. Jadi, tiga poin itu saya rasa sudah cukup untuk memberikan kepastian hukum para petugas parkir,” tegasnya.

Dengan upayanya itu, Hamzah pun mengaku optimis dan siap melaksanakan semua program dinasnya untuk mengejar target pendapatan bidang perparkiran Kota Tasik yang telah ditetapkan salah satunya dengan dorongan dari para petugas parkir untuk memenuhi kewajiban dalam satu perjanjian yang dibuatnya tersebut. Indra

Related posts