Seminar Pelajaran Matematika di Unsil Hadirkan Narasumber Pendiri Klinik

 6,281 total views

Kegiatan seminar matematika di Uninersitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya / Seda
Kegiatan seminar matematika di Uninersitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya / Seda

Kota, Wartatasik.com – Seminar Matematika yang diselenggarakan FKIP Unsil, Selasa (07/03), menghadirkan narasumber pendiri klinik pendidikan kampung MIPA (PKM) Bogor. Dalam seminar itu disebutkan bahwa mata pelajaran Matematika sangat menyenangkan dan bukan lagi pelajaran yang ditakutkan bagi para pelajar atau mahasiswa.

Seminar dengan tema mengenal pola pikir matematis secara naturalis dan supra rasional tersebut, diikuti para Guru SD, SMP dan SLTA dan Mahasiswa Unsil kurang lebih 500 peserta dari berbagai daerah seperti Kota dan Kab. Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kota Banjar juga Kab. Purwakarta.

Saat memberikan materi, Narasumber sekaligus Pendiri KPM Bogor Ir. Rd. Ridwan Hasan Saputra, M.Si saat mengatakan, selama ini mata pelajaran Matematika bagi para pelajar dianggap sesuatu yang menakutkan dan menyeramkan. Padahal, tutur Ia, sebenarnya pelajaran tersebut merupakan ilmu yang sangat menyenangkan.

”Pelajaran Matematika sudah difitnah oleh para orang tua siswa, karena matematika itu susah, sehingga siswa jadi takut dan membencinya, padahal bukan itu penyebabnya,” jelas Ridwan. Banyaknya siswa yang tidak menyukai pelajaran Matematika, menurut Ia, salah satunya cara guru yang mengajarkannya kurang menarik dan menyenangkan.

Melalui seminar ini, kata Ridwan, diajarkan teknik dan pola-pola pembelajaran yang dapat diberikan para guru di sekolah saat memberikan pelajaran Matematika. ”Kita memberikan metode pembelajaran kepada peserta seminar agar pelajaran matematika disenangi siswa. Kita buat cara yang menyenangkan dengan metode matematika nalaria realistik, buat masalah nyata dulu, aplikasi dalam kehidupan, pemahaman konsep, terus cara bernalar dan komunikasi, pemecahan masalah, eksplorasi dan  permainan matematika,” paparnya.

”Dengan memahami dan mengetahui metode serta pola-pola pengajaran di kelas, mata pelajaran Matematika tidak lagi menjadi pelajaran yang ditakutkan dan dibenci siswa,” ucapnya. Sementara itu, Panitia Seminar Dedi Nurjamil yang juga Dosen Matematika di Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya mengungkapkan, peserta yang mengikuti seminar bisa menjadi tutor ilmu matematika agar pelajaran tersebut dicintai dan disenangi siswa.

”Diharapkan metode dan pola pembelajaran yang diberikan tenaga guru di sekolah, bisa terlatih bagaimana konsep penyampaian pelajaran matematika yang mudah dipahami oleh para siswa di sekolah,” singkatnya. Lalu, Salah seorang peserta seminar, Yeni Risnawati (30) menyebutkan, bahwa  kegiatan itu sangat bermanfaat bagi para guru terutama murid.

”Seminar ini pasti menambah pengetahuan guru dalam memberikan pembelajaran di sekolah agar lebih baik lagi, ilmu yang diajarkan ini, bagi guru dan pelajar maupun mahasiswa sangat bermanfaat,” ujarnya.

Laporan: Seda

Related posts