Soal LGBT, Pimpinan Ponpes Cipasung Minta MUI Ambil Sikap

 5,859 total views

KH. Abun Bunyamin Ruchiyat / Sopyan

Kabupaten, Wartatasik.com – Polemik pengesahan kebaradaan kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender atau LGBT juga Kumpul Kebo oleh Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu, menjadi isu hangat di jagat maya. Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung, KH. Abun Bunyamin Ruchiyat meminta kepada pihak berwenang untuk segera menentukan sikap, khususnya Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Ini menurut Agama lho ya, bukan menurut saya pribadi. Karena, Agama sudah jelas melarang dan mengharamkan hal tersebut. Jadi, dengan disahkannya LGBT dan Kumpul kebo bisa memicu reaksi keras dari masyarakat. Lambat laun jika hal itu dibiarkan, saya yakin akan ada reaksi yang tidak diinginkan,” ungkapnya,  usai menerima kunjungan Kapolda Jabar di kediamannya, Minggu (17/12/2017).

“Untuk itu, kepada pihak berwenang khususnya MUI segera lakukan sesuatu dan tentukan sikap supaya tidak ada reaksi keras dari masyarakat dengan disahkanya LGBT dan kumpul kebo itu,” pintanya. Disamping hal tersebut, KH. Abun juga menyatakan dukungannya bagi aksi bela Palestina yang gencar dilakukan oleh umat Islam Indonesia.

“Melihat reaksi pemerintah yang mengecam tindakan presiden Amerika, pantas dan sangat mendukung jika kami terus melakukan aksi bela Palestina. Mudah-mudahan ini menjadi hidayah bersatunya umat muslim dunia melawan kejahatan dan kemaksiatan yang merajalela,” tandasnya. Sopyan

Related posts