Soal Tower Bermasalah, Koalisi Kritisi Peran Pemerintah

 135 total views,  1 views today

Giat audiensi Koalisi Ormas/LSM Kota Tasikmalaya di Ruang Rapat Sekda, tadi siang / Indra

Kota, Wartatasik.com – Dalam audiensi yang digelar Koalisi Ormas/LSM Kota Tasikmalaya bersama beberapa intansi terkait di Ruang Rapat Sekda, Rabu (06/09/2017) tadi siang, menyangkut keberadaan sejumlah bangunan Tower yang bermasalah disebutkan banyaknya kebijakan tumpang tindih yang berawal dari pemahaman tentang pemberian izin. Seperti halnya kata Ketua Ormas GAPURA Tatang Sutarman, bahwa tumpang tindih kebijakan tersebut akibat dari tidak terjalinnya sinergitas dengan baik antara OPD khususnya struktural dan fungsional.

“Maka dari itu, dalam hal ini kami tidak sertamerta menyalahkan investor atau pengusaha karena disini siapa yang harus dipegang tentang legalitas perizinannya?. Kami memandang tidak ada kesinergian diantara OPD itu sendiri yang seharusnya bisa memsosialisasikan ketentuan sampai pemerintahan terkecil, baik kelurahan maupun RT dan RW supaya bisa mengarahkan kepada pihak-pihak yang akan membangun,” tegasnya.

[sc name=”iklanadsense2″]

Dengan demikian, lanjut Tatang, Koalisi meminta kepada pihak pemerintah untuk membangun sinergitas antara OPD dengan masyarakat dan juga pemerintahan terkecil. “Intinya ke depan agar lebih mendekatkan lagi komunikasinya supaya tidak menjebak para investor terhadap persoalan baru. Investor kan ingin maju disini, tapi malah sistem pemerintahannya yang tidak maju. Jangan sampai begitu,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya sangat mendukung terhadap seluruh program pemerintahan yang pro rakyat bukan pro kapitalis tentunya dengan tidak mengesampingkan aturan dan ketentuan yang ada. “Dan kami tegaskan bahwa yang dilakukan Koalisi ini bentuk kecintaan terhadap Kota Tasikmalaya secara utuh, umum dan menyeluruh. Artinya, terhadap masyarakat, daerah dan pemerintahannya,” tandas Tatang. Asron/Indra

Related posts