Sukseskan Pilkada Kota Tasik, Hampir Empat Ribu Aparat Dikerahkan

 2,353 total views

Kapolda Jabar saat menggelar pasukan di Lapang Dadaha Kota Tasikmalaya | Seda
Kapolda Jabar saat memeriksa pasukan di Lapang Dadaha Kota Tasikmalaya | Seda

JpegKota, Wartatasik.com – Jajaran Polri bersama Stakeholder dan unsur terkait lainnya akan membuktikan kepada masyarakat bersama-sama siap berkomitmen dan bertekad untuk siap mengawal, mengamankan serta mensukseskan Pemilukada Kota Tasikmalaya tahun 2017 mendatang. Hal tersebut ditegaskan Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol Bambang Waskito saat gelar pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan Sandi Ops Mantap Praja Galunggung 2017 di Lapangan Upacara Dadaha Kota Tasikmalaya, Jum’at (14/10) tadi pagi.

Kapolda juga mengharapkan, pelaksanaan Pemilukada serentak di Jawa Barat termasuk di Kota Tasikmalaya berjalan aman dan kondusif, tidak terjadi hal-hal yang memalukan yang dapat mencederai pesta demokrasi. ”Proses Pemilukada Kota Tasikmalaya adalah bagian dari Kemerdekaan Rakyat untuk memilih kepala daerah, sehingga perlu adanya jaminan keamanan agar setiap tahapan pilkada dapat berjalan damai dan lancar. Disinilah peranan Polri dalam mengawal dan mengamankan proses Pilkada harus terlaksana secara optimal,” ungkapnya.

Jenderal bintang dua tersebut mencermati bahwa dalam pelaksanaan Pemilukada terdapat potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius dari semua unsur terkait agar tidak berkembang sehingga dapat menghambat kelancaran pelaksanaan pemilu. ”Pelanggaran dan ancaman yang akan muncul harus dapat dikelola dan ditangani Polri secara profesional dan akuntabel,” ujarnya. Ia melanjutkan, demi jaminan keamanan dan kelancaran proses Pilkada Kota Tasik, akan dilibatkan sebanyak 3.843 personil yang terdiri dari 904 anggota kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota, 105 dari Polres Wilayah Priangan Timur, Dalmas Polda Jabar 120 Personil, Brimob Polda Jabar 130 personil dan tambahan perkuatan dari TNI 100 anggota serta Linmas  2.484 orang.

Ia menegsakan kepada KPU, Panwas serta para pasangan calon (Paslon) peserta Pemilu untuk betul-betul menjunjung tinggi etika dan aturan yang ada agar dalam pelaksanaan pesta demokrasi nanti tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan bersama. ”Semua penyelenggara Pilkada harus benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik dan maksimal, terutama KPU harus bertindak netral, adil dan jangan sampai ada keberpihakan ke salah satu pasangan calon peserta pemilu,” tandasnya.

Laporan: Seda

Related posts