Tantan: 32 Persen Jalan Cihideung untuk PKL

 2,222 total views

Penandatangan peresmian penataan PKL Jalan Cihideung | Foto : Asron
Penandatanganan peresmian penataan PKL Jalan Cihideung Kota Tasikmalaya | Foto : Asron

Kota, Wartatasik.com – Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalata Tantan Rustandi mengatakan pelaksanaan penataan Pedaganag Kaki Lima (PKL) di Jalan Cihideung karena jalan tersebut kondisinya sudah tahap mengkhawatirkan sehingga menimbulkan kesemrawutan, kekumuhan dan kermacetan serta ketidaknyamanan bagi masyarakat umum selama ini.

“Jika dibiarkan, bukan hanya tidak dapat atau tidak mampu memberikan nilai tambah terhadap perekonomian di Kota Tasikmalaya tapi juga memberikan citra buruk dari kota luar terhadap kota ini. Maka, atas dasar pemikiran tersebut dan berdasarkan parundang-undangan yang ada dianggap perlu dilakukan penataan ke arah yang lebih tertib, teratur serta memberikan kenyamanan kepada masyarakat baik pejalan kaki, pemilik toko bahkan PKL sendiri,” terangnya dalam peresmian penataan PKL, Senin (21/12) tadi siang.

Selain hal tersebut, katanya, tujuan penataan untuk memberikan edukasi dan kepastian hukum  serta kepastian berusaha khususnya bagi para PKL. Dengan demikian, sambung Tantan, berdasarkan hasil diskusi panjang dan mendalam dari tim koodinasi penataan dan pemberdayaan PKL Kota Tasikmalaya bersama pemangku kepentingan maka disepakati upaya penataan dilakukan dengan mengunakan sebagian badan Jalan Cihideung seluas 1332 meter persegi atau 32,36 persennya dari luas total 4116 meter persegi dengan panjang 343 meter dan lebar 12 meter jalan tersebut.

“Bentuk penataannya yakni dengan penyeragaman roda dagang sebanyak 332 unit berukuran panjang 180 cm dan lebar 120 cm dengan posisi berhadapan dengan maksud sebagai upaya optimalisasi penggunaan ruang. Disamping itu, diberikan juga koridor untuk yang berbelanja dengan luas 160 cm dengan posisi di tengah. Maka dari itu, akan tercipta kenyamanan bagi para konsumen maupun para pejalan kaki karena semua PKL dilarang menggunakan lagi trotoar untuk berjualan,” tandasnya. Indra/Asron

 

 

Related posts

Leave a Comment