TCF versus CFD, Pedagang Tersingkir

 1,471 total views

Para pedagang di CFD terpaksa harus tersingkir dengan adanya kegiatan karnaval TCF 2015, Minggu (06/12). | Foto : Asron
Para pedagang di CFD terpaksa harus menyingkir dengan adanya kegiatan karnaval TCF 2015, Minggu (06/12). | Foto: Asron

Kota, Wartatasik.com – Rangkaian akhir acara Tasikmalaya Creative Festival (TCF) 2015 ditutup dengan kegiatan karnaval di sepanjang Jl. KHZ. Mustofa dan finish di Hal. Setda Lama. Dalam kegiatan itu, banyak peserta yang menyuguhkan beraneka ragam kreativitas dan keunikan sehingga mewarnai kemeriahan kegiatan karnaval tersebut.

Dibalik keramaian kegiatan itu, ternyata ada juga pihak yang tak ikut larut dalam kemeriahan. Yakni, para pedagang yang rutin mangkal di Car Free Day. Pasalnya, lapak mereka (PKL) harus tersingkir dengan segala pernak pernik serta antrean para peserta karnaval yang berjalan dengan banyak memakan badan jalan.

“Lumayan, cukup mengganggu pendapatan jualan Saya. Dengan adanya karnaval ini para pembeli terkonsentrasi kepada suasana pawai dan juga para pembeli pun tidak bisa bertahan lama akibat banyak peserta pawai yang lewat, ” tutur beberapa orang pedagang di lokasi tersebut kepada Crew Media Online Wartatasik.com.

Meski merasa terganggu, mereka mengaku pasrah dengan alasan ¬†karnaval itu merupakan kegiatan insidentil alias tidak digelar di setiap Hari Minggu. “Tidak apa-apalah rugi sehari, yang penting acaranya lancar dan aman,” pungkasnya. Asron/Indra

Related posts

Leave a Comment