Tedi Harap Olimpiade Siswa Tahun Ini Pecahkan Rekor

 5,531 total views

H. Tedi Setiadi / Asron
H. Tedi Setiadi / Asron

Kota, Wartatasik.com – Pembukaan Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Tasikmalaya telah dilaksanakan di Lapang Upacara Dadaha, Selasa (07/03) tadi pagi. Kegiatan dibuka resmi langsung oleh Wali Kota H. Budi Budiman dengan diikuti 6216 atlet dari masing-masing sekolah tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Saat dikonfirmasi, Kabid. Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H. Tedi Setiadi menerangkan, perlombaan akan digelar mulai dari 13 Maret sampai 1 April 2017 di Gedung-gedung Olahraga yang berada di lokasi Dadaha serta tempat-tempat lain yang memungkinkan digunakan untuk perlombaan.

Ia mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk mengetahui dan mengevaluasi perkembangan potensi peserta didik yang berbakat di bidang olahraga, seni budaya dan agama sekaligus untuk meningkatkannya. Lalu, lanjut Tedi, membentuk tim atau kafilah peserta didik di bidang olahraga, seni budaya dan agama untuk ditampilkan di even-even tingkat provinsi maupun nasional.

“Kegiatan ini rutin dan berjenjang. Mulai dari tingkat wilayah, daerah, provinsi dan nasional. Selain untuk beberapa tujuan tadi, juga dalam rangka menyiapkan bibit untuk KONI. Diharapkan, pertandingan-pertandingan yang akan digelar dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan prestasi-prestasi yang membanggakan sekaligus bisa memecahkan rekor dari juara-juara yang sebelumnya,” ungkap Ia.

H. Tedi menyebutkan, kegiatan tersdiri dari beberapa lomba diantaranya untuk O2SN sebanyak 11 cabang yakni Renang, Atletik, Bola Voli, Catur, Tenis Lapangan, Karate, Pencak Silat, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Sepak Takraw dan Sepakbola mini. Sementara, FLS2N ada 9 cabang yaitu Menyanyi Solo, Membatik, Kriya Anyam, Pidato Bahasa Indonesia, Seni Tari Kreasi, Seni Baca Al-Qur’an, Cipta dan Baca Puisi, Melukis dan Cerita Bergambar.

“Kemudian yang ABSD ada 4 cabang yakni Pasang Giri Pupuh, Menulis dan Membaca Aksara Sunda, Ngadongeng dan Maca Sajak. Terakhir, lomba pendidikan Agama Islam ada 7 cabang yaitu Cerdas Cermat, Praktek Sholat, Qosidah, MTQ Putra-Putri, Pildacil, Tahfidz Qur’an dan Kaligrafi,” pungkasnya.

Laporan: Indra/Asron

Related posts