Terkait Sang Komikus Renato, Sipatutat Kritisi Pemkot

 479 total views,  2 views today

Irwan Supriadi
Irwan Supriadi

Kota, Wartatasik.com – Terkait minimnya perhatian dan apresiasi pemerintah terhadap salah seorang komikus Renato Reimundo Jr yang sudah berhasil menembus ke taraf nasional dengan karya-karyanya yang handal serta mampu membumikan nama kota santri di dunia seni komik selama ini,  Ketua LSM Solidaritas Pemuda Tunas Tasikmalaya (Sipatutat) Irwan Supriadi menilai Pemkot Tasikmalaya terkesan menutup mata dan tidak peduli serta tidak mau tahu tentang potensi asli putera daerah. “Pasalnya, sungguh sangat ironis ada putera asli kota ini yang karyanya telah diakui sebagai komikus handal bahkan digaet penerbit ternama seperti PT. Gramedia (m&c) – Jakarta tidak pernah diketahui atau bahkan diliriknya,” katanya kepada Crew Media Online Wartatasik.com, Sabtu (01/08)

Kang Iwok (sapaan akrabnya) menegaskan pemerintah sudah waktunya melek untuk memelihara serta memperhatikan semua potensi asli putera daerah karena telah mengangkat dan membawa harum nama daerah sendiri. “Salah satunya bakat yang dimiliki dia (Renato) yang notabene harus dipelihara dan diperhatikan. Karena jelas, dengan potensinya itu nama baik kota ini sudah terangkat dimata nasional. Seharusnya walikota beserta jajaran serius mengapresasinya dengan bentuk apapun. Misalnya, membantu memberikan fasilitas atau sarana serta peralatan buat berkarya maupun yang lainnya. Disamping itu, mungkin masih banyak lagi anak asli daerah ini yang membutuhkan dukungan serta dorongan yang memiliki potensi dibidang lain,” tambahnya

Menurutnya, selama ini pemerintah baru hanya peduli terhadap jenis-jenis seni tertentu seperti seni sastra atau sejenisnya. Padahal, tuturnya, pembuat komik atau komikus juga merupakan seniman yang patut diperhatikan sama seperti seniman lainnya, “Menurut informasi yang kami ketahui, karya-karya dari Renato sendiri sudah tidak lagi kelas lokal bahkan sudah disejajarkan dengan komikus handal lainnya yang ada di Indonesia meskipun usianya masih tergolong muda,” paparnya. Intinya, lanjut Irwan, besarnya perhatian pemerintah kepada potensi anak-anak muda asli Tasikmalaya merupakan suatu dorongan yang berharga bagi para seniman agar bisa lebih eksis dalam berkarya serta demi mengangkat nama baik daerah. Asron/Indra

 

Related posts

Leave a Comment