Tim Penertiban Sterilkan Kompleks Dadaha

 7,086 total views

Spanduk berkonten larangan berjualan nampak terpasang di Kawasan Dadaha sebagai upaya pemerintah kota dalam mengembalikan fungsi Komplek Dadaha sebagai tempat olahraga dan RTH. | Foto : Asron
Spanduk berkonten larangan berjualan nampak terpasang di Kawasan Dadaha sebagai upaya pemerintah kota dalam mengembalikan fungsi Komplek Dadaha sebagai tempat olahraga dan RTH. | Foto : Asron

Kota, Wartatasik.com – Anggota Satpol PP dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Tasikmalaya Minggu, (24/01) pagi melakukan giat pengamanan dan antisipasi aktivitas pasar kojengkang di Komplek Dadaha. “Giat ini kami lakukan mulai Hari Sabtu kemarin Pukul 15.00 WIB sampai hari ini hingga Pukul 12 siang,” papar Kasatpol PP Drs. Asep MP, Msi. Personel Satpol PP, lanjutnya, melakukan pengamanan di lima titik masuk ke Dadaha Sport Centre dan sekaligus menyebarkan surat edaran Walikota Nomor: 500/103/Ek tentang fungsi Kawasan Dadaha sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

“Giat ini juga dihadiri Sekda Kota Tasikmalaya H. Idi S Hidayat, Asda II H. Nana Rosadie, Lurah Nagarawangi, Iwan Setiawan, Camat Cihideung dan unsur Bagian Ekonomi Setda Kota Tasikmalaya,” paparnya. Dalam kesempatan itu Kasatpol PP membacakan surat edaran yang berisi menindaklajuti surat edaran Walikota Tasikmalaya, penetapan kawasan Dadaha fungsinya untuk kegiatan olaharaga dan rekreasi sesuai dengan fungsi RTH. “Kedua, keperluan pariwsata, pendidikan, pelestarian Plasma Nutfah dan/atau budidaya hasil hutan bukan kayu,” tambahnya.

Selanjutnya, terang Asep, dalam rangka menegakkan Perda Kota Tasikmalaya, Nomor 11 tahun 2009 tentang ketertiban umum, maka pemerintah daerah berkewajiban untuk menjaga dan memelihara serta menyelaraskan kepentingan masyarakat untuk tidak saling mengganggu atau saling merugikan satu sama lain sehingga tercipta kondisi kawasan Dadaha yang tertib aman dan tentram.

“Sehubungan hal tersebut, Kawasan Dadaha tidak diperbolehkan untuk kegiatan lain. Artinya, dikembalikan fungsinya sesuai peraturan yang berlaku. Demikian untuk mendapat perhatian Ditetapkan di Tasikmalaya Tanggal 20 Januari 2016 tertanda Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman. Dan berdasarkan Perda Kota Tasikmalaya Nomor 4 tahun 2012 tentang rencana tata ruang wilayah kota Tahun 2011-2013 bahwa kawasan Dadaha telah di tetapkan sebagai kawasan ruang terbuka hijau,” pungkas Asep seraya menyampaikan giatn pengamanannya itu berjalan kondusif. Asron/Indra

Related posts

Leave a Comment