Toni: Kantor Setda dan Setwan Garapan Besar Tahun ini

 2,180 total views

Toni Antoni / Asron
Toni Antoni | Asron

Kota, Wartatasik.com – Di tahun ini, Bidang Tata Bangunan Dinas PUPR Kota Tasikmalaya terkonsentrasi terhadap sejumlah kegiatan pembangunan fisik diantaranya pembangunan beberapa kantor kelurahan, Kantor Setwan dan Setda Kota Tasikmalaya. Khusus untuk kantor-kantor kelurahan melanjutkan hasil pembuatan DED dan kegiatan pembangunan fisik dari beberapa tahun lalu yang sempat terhenti akibat keterbatasan anggaran.

Sementara, untuk Kantor Setwan sendiri terdiri dari peningkatan Gedung Bamus menjadi dua lantai meliputi ruang IDK, DW, Sekretariat, Legislasi dan Bagian Keuangan. Demikian diungkapkan Kasi. Tata Bangunan Toni Antoni saat ditemui, Jum’at (07/04) kemarin. Ia menerangkan, pembangunan di Gedung Setwan menjadi prioritas seiring adanya perubahan SOTK baru sejak awal tahun lalu yang saat ini menjadi empat bidang.

“Pembangunan ini sangat perlu karena yang dipergunakan sekarang di gedung belakang atau GOR itu bukan layaknya untuk kantor. Peningkatan dilakukan juga sebagai upaya efisiensi lahan yang nantinya dilanjutkan dengan adanya penataan lahan parkir. Lalu, perluasan ruang komisi yang saat ini masih dalam tahap perencanaan. Terus, rehabilitasi berat ruang rapat paripurna juga toiletnya yang sudah sekian lama ini belum tersentuh” ujar Toni.

Kemudian, lanjut Ia, pekerjaan yang ada di ruang lingkup Setda yaitu penataan ruang, utamannya terkait interior termasuk akses bagi disabilitas sampai lantai satu dengan penyediaan ruang tamu untuk VVIP dan VIP, Kelompok serta perorangan. “Itu di bagian sayap kanan. Sedangkan, di sayap kirinya penyediaan ruang khusus press conference. Jadi nantinya, akses masuk ke Setda untuk umum gambarannya sampai disitu. Akses yang masuk ke dalam hanya untuk pegawai dan yang diijinkan saja sesuai regulasi yang dibuat oleh bagian protokol dan humas dan kami diikutsertakan dalam konsep ruangnya. Ini hasil dari perbandingan ke Tegal dan Semarang,” jelasnya.

Di ruang tunggu itu, tutur Ia, bakal dilengkapi fasilitas display yang berkaitan dengan gambaran atau serba Kota Tasikmalaya mulai dari aspek sosial, budaya, contoh produk khas, karakteristik daerah, pemerintahan, toilet dan lain sebagainya. Disamping itu juga, ada akses untuk kebutuhan yang lain seperti penambahan ruang ATM. “Mudah-mudahan kerjasamanya disetujui oleh pihak Perbankan. Juga dilengkapi dengan pamantau atau CCTV. Lalu, penataan design interior ruang aula di laniat 2 untuk memenuhi kebutuhan rapat yang waktunya bersamaan. Nantinya akan disekat untuk bisa digunakan rapat besar dan rapat kecil,” papar Toni.

Terus, lanjutnya lagi, rehabilitasi ruang kerja Walikota dan Wakil Walikota yang saat ini mengalami kebocoran termasuk sistem pendinginnya serta pemindahan akses dari ruang Walikota ke ruang rapat. “Mengenai jumlah anggaran, untuk yang di Setwan sekitar Rp. 5,8 milyar. Sedangkan Setda Sekitar Rp. 3,5 milyar termasuk GSG dan kantor-kantor kelurahan Rp. 10,7 milyaran. Kami berharap, dari mulai perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai pemanfaatannya tidak ada kendala juga dukungan dari kualifikasi penyedia,” tandasnya.

Laporan: Indra/Asron

Related posts