TPU Cieunteung Idealnya Ditutup

 3,358 total views

Kebid. Pertamanan dan Makam Dinas Ciptakarya, Tata Ruang dan Kebersihan Kota Tasikmalaya Dra. Heni
Kabid. Pertamanan dan Makam Dinas Ciptakarya, Tata Ruang dan Kebersihan Kota Tasikmalaya Dra. Heni

Kota, Wartatasik.com – Kepala Bidang Pertamanan dan Makam Dinas Ciptakarya, Tata Ruang dan Kebersihan Kota Tasikmalaya Dra. Heni mengungkapkan keberadaan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cieunteung Kota Tasikmalaya sudah melebihi kapasitas. Dengan demikian, menurutnya, TPU seluas kurang lebih lima hektar tersebut idealnya harus sudah ditutup.

Namun, tutur Ia, hal itu sulit dilakukan karena selama ini banyak ahli waris yang selalu memaksakan kehendak agar keluarganya yang meninggal dikebumikan di TPU tersebut. “Jika diukur dari proses pemakaman yang ideal atau istilah sundanya Tumaninah, TPU tersebut sudah tidak bisa menampungnya. Hanya saja suka banyak pihak keluarga yang memaksa agar orang yang meninggalnya harus tetap dimakamkan disana (TPU Cieunteung) meski posisinya berdempetan,” katanya, Rabu (29/07).

Heni menjelaskan, berdasarkan data sampai bulan Mei kemarin jumlah makam yang ada di TPU Cieuteung sebanyak 7825 makam dan jika dipaksakan harus terus menampung pemakaman dengan posisi berdempetan bisa bertahan sekitar 3 sampai 4 tahun kedepan. “Berbeda dengan TPU Cinehel, disana luasnya sekitar tujuh hektaran dan masih bisa menampung dengan posisi ideal hingga 10 tahun kedepan bahkan lebih,” sebutnya.

Ia menerangkan, menurut laporan yang diterimanya dari petugas pemakaman rata-rata penambahan jumlah makam atau orang meninggal yang dimakamkan di masing-masing TPU miliki pemerintah sebanyak delapan makam dalam sebulan. “Untuk itu, melihat kondisi seperti ini dari kemarin sampai saat ini kami sedang mengupayakan pengadaan TPU di empat arah mata angin termasuk salah satunya di Kec. Tamansari yang sekarang ini sudah mulai digarap,” tandasnya. Indra/Asron

Related posts

Leave a Comment