Usai Dilantik, Anggota PPS Akan Dibimtek

 7,682 total views

Pelantikan dan pengambilan sumpah anggota PPS se-Kota Tasikmalaya, Rabu (20/07) | Foto : Seda
Pelantikan dan pengambilan sumpah anggota PPS se-Kota Tasikmalaya, Rabu (20/07) | Foto : Seda

Kota, Wartatasik.com – Usai dilantik dan diambil sumpah, seluruh anggota Petugas Pemugutan Suara (PPS) harus mulai bekerja dalam rangka pelaksanaan tahapan Pilkada di Kota Tasikmalaya yang akan di gelar 2017 mendatang. Para anggota PPS harus memiliki tanggung jawab jawab dan dibekali ilmu yang baik dalam melaksanakan tugas. PPS merupakan bagian yang sangat penting dalam kesuksesan pelaksanaan Pemilukada.

Demikian di katakan Ketua KPUD Kota Tasikmalaya H. Cholis Mukhlis saat melantik dan mengambil sumpah para anggota PPS se-Kota Tasikmalaya di Gedung Sari Gunung Salem Jalan Bebedahan-Tawang Kota Tasikmalaya, Rabu (20/07) pagi tadi. Ia menerangkan, jumlah anggota PPS yang dilantik sebanyak 177 orang dan merupakan para anggota yang lulus dalam seleksi rekrutmen yang dilakukan oleh PPK beberapa waktu lalu. “Sebagian besar anggota PPS yang dilantik sekarang adalah wajah-wajah lama,” katanya.

Menurutnya, kesuksesan pelaksanaan pemilu merupakan tanggung jawab semua eleman masyarakat Kota Tasikmalaya termasuk diantaranya PPK dan PPS yang langsung berhubungan dengan calon pemilih di tingkat kecamatan dan kelurahan. ”Tugas PPS yaitu mensosialisasikan tahapan Pilkada, membentuk petugas pemutahiran data pemilih, melakukan pendataan pemilih secara faktual, melakukan pemungutan suara dan melakukan rapat pleno untuk melakukan penghitungan suara,” jelas Cholis.

Diungkapkannya, agar kinerja PPS dilapangan tidak ada kendala dan sesuai aturan, maka pihaknya akan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh anggota PPS yang sudah dilantik hari ini. ”Kita akan memberikan Bimtek kepada seluruh anggota agar dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan bisa berjalan lancar dan sesuai dengan aturan KPU,” tegasnya.

Sementara ditempat yang sama, Komisioner KPU Hotum Hotimah mengatakan, bagian terpenting dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada mendatang yakni dukungan anggaran. ”Pelaksanaan Pilkada bagian dari demokrasi di Indonesia yang harus dilaksanakan secara adil, jujur dan yang terpenting juga yakni adanya dukungan dan ketersediaan anggaran yang disediakan oleh pemerintah daerah. KPU sendiri mengajukan anggaran kurang lebih sebesar Rp. 24,9 miliar,” tandasnya. Seda

Related posts

Leave a Comment