Usai Spot Payung Geulis, Giliran Lorong Bambu jadi Incaran Warga

178 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Lorong bambu bercahaya lampu menghiasi acara Tasyakur bin Nikmat Hari Jadi Kota Tasik ke-16 di Bale Kota / Sopyan

Kota, Wartatasik.com – Guyuran hujan yang membasahi halaman Bale Kota Tasikmalaya, pada acara Tasyakur bin Nikmat Kota Tasik yang ke-16, Rabu malam (18/10/2017), tidak menyurutkan antusias warga untuk mengikuti jalannya acara tersebut. Seperti halnya yang dilakukan Indah, warga Kampung Pojok Mangkubumi. Bersama dengan teman-temannya, Ia rela datang ke bale kota untuk menyaksikan acara meski hujan mengguyur.

Indah mengaku penasaran dengan hiasan-hiasan yang disajikan dalam kegiatan Tasyakuran tersebut. “Saya penasaran dengan adanya spot baru di bale kota, lorong bambu bercahaya. Saya ingin berfoto disini, mumpung lagi viral. Ingin juga ikut memviralkannya setelah kemarin payung geulis. Kini ada lorong bambu bercahaya,” ungkap Indah dengan perasaan senang.

Indah mengaku bangga jadi orang Tasikmalaya. “Bangga tinggal di Tasikmalaya, yang merupakan kota kreatif. Kemarin payung geulis mendunia, sekarang lorong bambu juga, mudah-mudahan kedepan banyak spot seperti ini. Biar kita kalau liburan tidak jauh-jauh,” tambahnya.

[sc name=”iklanadsense2″]

Di hari jadi Kota Tasik yang ke-16, Indah berdoa dan berharap yang terbaik serta mengucapkan selamat. “Semoga makin lebih baik lagi. Untuk pemerintahnya, mudah-mudahan lebih mementingkan rakyat miskin dan selalu menciptakan banyak lapangan pekerjaan juga bisa memfasilitasi pengusaha kecil dan umkm. Jangan hanya pas ada momen tertentu saja, kalau bisa seterusnya.

Hal senada diungkapkan warga lainnya Ari (37), bahwa hiasan-hiasan atau sarana yang menghiasi bale kota tersebut harus sering dibuat oleh pemerintah ataupun pihak-pihak lainnya dalam menyelenggarakan suatu even. Karena, katanya, bisa mengundang animo msayarakat yang sangat tinggi mengingat warga Kota Tasikmalaya banyak yang menyukai keindahan.

“Ini seninya sangat luar biasa, sehingga saya pun penasaran ingin melihat dan menikmati keindahannya. Tolonglah kepada pemerintah sering-sering membuat seperti ini, dan kalau bisa dipermanenkan saja biar banyak lokasi-lokasi untuk kita sebagai masyarakat bermain dan menikmati suasananya,” ujar Ari.

Dalam kesempatan tersebut, Ia datang berasama keluarga setelah sebelumnya sering mendatangi lokasi Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) yang diadakan di beberapa titik pusat kota hanya untuk berfoto ria atau selfie dan merasakan indahnya suasana lokasi kegiatan yang banyak dihiasi. Sopyan

Related posts