Wacana Dwifungsi Tugu Asmaul Husna

 3,729 total views

Proses pengerjaan renovasi Tugu Asmaul Husna di Simpang Nagarawangi Kota Tasikmalaya.. | Foto : Indra
Proses pengerjaan renovasi Tugu Asmaul Husna di Simpang Nagarawangi Kota Tasikmalaya.. | Foto : Indra

Kota, Wartatasik.com – Seiring proses pengerjaan renovasi Tugu Asmaul Husna sudah menunjukan sekian persen. Namun, sampai saat ini pihak Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya masih belum mempunyai wacana atau rencana mengenai perubahan rekayasa lalu lintas di lokasi Simpang Nagarawangi tersebut.

“Terkait soal itu Saya belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut. Karena, sampai sekarang masih belum ada pembahasan ke arah sana. Yang pasti, jika pengerjaan renovasi tugu tersebut sudah selesai tentu bakal ada kajian. Apabila kondisinya memungkinkan pasti akan dilakukan rekayasa lalin. Begitu juga sebaliknya, jika tidak memungkinkan atau memenuhi ketentuan tentunya tidak akan ada perubahan jalur,” ungkap Kasie. Pengendalian Operasi Kustiana, Kamis (19/11).

Ia menerangkan, menurut aturan lalu lintas yang ada bahwa ukuran pulo jalan yang bisa dijadikan atau difungsikan sebagai bunderan harus berdiameter minimal 8 meter dan apabila banyak kendaraan besar diameternya 12 meter dengan lebar jalan sekitar 7 meteran. “Tapi, untuk lebih lanjutnya nanti saja. Mungkin ada penjelasan yang lebih kongkrit dari Pak Kadis atau Pak Kabid mengenai perubahan rekayasa lalin di lokasi itu. Kami hanya melaksanakan perintah saja,” tandsanya. Indra/Asron

Related posts

Leave a Comment