DAU Kota Tasik Tahun Ini Berkurang 13 M

 860 total views

H. Budi Budiman / EQi

Kota, Wartatasik.com – Selepas menghadiri Rapat Paripurna, Kamis (24/08), Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman mengatakan berdasarkan Kebijakan Menteri Keuangan RI, dalam APBN tahun ini Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Kota Tasikmalaya ada pengurangan sebesar 1,7 % atau sekitar Rp 13 milyar. Meski ada pemotongan, lanjut Budi, semua kegiatan tidak ada yang dibatalkan, karena Pemkot masih memiliki Dana Silva dan juga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pengurangan DAU, katanya, sangat berpengaruh dan berdampak terhadap kegiatan-kegiatan yang sudah kontraktual. Jika saja pemerintah tidak punya dana atau secara darurat harus pinjam. “Pada saat DAU keluar sudah dihitung, karena pihak ketiga tidak tahu sumber keuangan. Jadi pada saat pengurangan ini terjadi di tengah jalan yang sudah ditetapkan dan diputuskan,” terang Ia.

[sc name=”iklanadsense2″]

Walikota juga mengakui, dengan adanya pemotongan tersebur sangat mengganggu Cashflow pemerintah. Namun, pada intinya semua kegiatan Pemkot Tasik pada tahun 2017 bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana. Pihaknya mengharapkan, adanya kepastian dari Pemerintah Pusat terkait kebijakan-kebijakan dana transfer. “Baik DAU maupun DAK diharapkan sudah ada kepastian, jangan sampai pemerintah daerah dikorbankan yang nantinya akan dihadapkan dengan permasalahan,” ujar Budi.

Ia menuturkan, pemerintah pusat dan daerah berbagi. Pusat sudah memperhitungkan berapa perkiraan pendapatan nasional sehingga mengetahui berapa dana yang dibagikan ke daerah. “Dana perimbangan yang dibagikan ke seluruh daerah baik Kota maupun Kabupaten dan juga Provinsi harus sudah jelas. Kalau angkanya jelas maka selamanya tidak akan berubah. Tapi jika tiba-tiba dipotong dan tidak ada kas daerah tentu akan terjadi pembatalan kegiatan,” tegasnya.

Menurutnya, jika dalam semester satu penyerapan anggaran tidak mencapai 75% maka jangan berharap bisa mencairkan untuk semester dua. “Kita butuh perputaran uang, jangan sampai perputaran uang tersebut ditumpuk di semester tiga atau empat,” pungkas Walikota. EQi

Related posts