Kambing PE Kota Tasik Juara Raja Pejantan Pesta Patok 2017

 5,021 total views

H. Abu Mansyur | EQi

Kota, Wartatasik.com – Kota Tasikmalaya merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki potensi untuk pengembangan Kambing khususnya Kambing PE yakni Kambing Peranakan dengan Kambing Etawa yang mempunyai nilai ekonomis tinggi, dan tentunya bisa menambah Pendapatan Asli Daerah. Demikian diungkapkan Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan H. Abu Mansyur, Jumat (28/07).

Ia menerangkan, Kambing PE biasa diambil susunya sebagai bahan baku pembuatan Yoghurt. Kota Tasik sendiri, lanjut Abu, berpeluang mengembangan hewan tersebut. “Kota Tasik sudah beberapa kali menjadi juara pada Pesta Patok Tingkat Jawa Barat, seperti belum lama ini meraih Juara 1 Kategori Raja Pejantan Kambing PE, Juara 2 Kategori Ratu Induk dan Juara 3. Kategori penilaian untuk Raja Pejantan antara lain besaran badan, sehat dan usia di bawah dua tahun juga testisnya,” jelas Ia.

Sementara ini, kata Abu, Kambing PE belum tersebar merata di Kota Tasikmalaya dan bru ada di Kelompok Assalam Kelurahan Parakanyasag Indihiang yang jumlahnya ratusan ekor. Itu pun dimanfaatkan untuk pembuatan Yoghurt. “Untuk menyusui anaknya diberikan susu yang diambil dari sapi.” imbunya.

Pihaknya berharap, setelah melihat potensi Kambing PE permintaan susu dan dagingnya makin besar. “Di daerah lain belum ada. Maka dari itu peternakan Kambing PE bisa dikembangkan secara menyeluruh di semua wilayah Kota Tasikmalaya. ” ujar Ia.

Abu menegaskan, salah satu bukti keseriusan ingin mengembangkan peternakan jenis hewan itu, dalam Rapat Pembahasan RTRW/RDTR mengusulkan adanya sentralisasi pengembangan di tiap wilayah Kota Tasik. EQi

Related posts