Ini 5 Poin Kesepakatan Poros Baru di Pilgub Jabar

 590 total views

Partai Demokrat, Gerindra, PPP dan PAN memperkokoh poros baru dalam menghadapi Pilgub Jabar 2018 | Dok. Net

Bandung, Wartatasik.com – Partai Demokrat, Gerindra, PPP dan PAN memperkokoh poros baru untuk menghadapi Pilgub Jabar 2018 mendatang. Keempat partai tersebut dalam waktu dekat bakal menggelar survei guna menentukan kandidat yang diusung. Hal itu berdasarkan pertemuan poros baru di kantor DPD Gerindra Jabar, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Rabu kemarin (11/10/2017). Pertemuan tertutup itu berlangsung mulai pukul 13.00 hingga pukul 15.30 WIB.

Dalam pertemuan yang dihadiri Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi, Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan Sulandjana, Ketua DPW PAN Ahmad Najib dan Sekretaris DPW PPP Pepep menghasilkan beberapa butir kesepakatan. “Pertemuan ini bagian dari upaya kami (poros baru) ingin betul-betul proses demokrasi berjalan kondusif dan proses Pilkada punya kualitas dan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” kata Mulyadi usai pertemuan.

[sc name=”iklanadsense2″]

Ia menuturkan poin pertama pertemuan itu poros baru berkomitmen bekerja sama menyukseskan proses Pilkada di 16 kabupaten dan kota serta Jabar. Kebersamaan ini untuk mencari pemimpin bersama.
“Membuat formulasi meningkatkan marwah partai di daerah karena mereka tahu kondisi riil di masyarakat, untuk itu upaya-upaya mengedepankan kerja partai di daerah menjadi bagian penting dilaporkan ke pusat,” ujarnya menerangkain soal poin kedua.

Poin ketiga, menurut Mulyadi, poros baru juga sepakat untuk menunjuk tim teknis membuat formulasi koalisi yang lebih mengerucut dan membuat parameter kandidat atau pemimpin di Jabar mendatang. Lebih lanjut dia menjelaskan untuk poin keempat yaitu membuat kajian dan program dengan nama ‘poros baru mendengar’. Program ini, sambung Mulyadi, merupakan ruang untuk mengakomodir masukan berbagai pihak.

“Bagaimana partai akan mengundang stakeholder berbagai unsur di Jabar kemudian diberikan kesempatan memberikan masukan soal kandidat,” ungkap Mulyadi. Poin kelima, ia menyebut dalam waktu dekat partai yang berada di poros baru akan menunjuk lembaga survei internal. Hal ini untuk menilai masing-masing kandidat yang dimiliki partai sebagai pertimbangan jagoan poros baru. “Kita sepakat untuk menunjuk lembaga survei yang memiliki kredibilitas mensurvei kandidat yang diusulkan masing-masing partai,” kata Mulyadi. detik.com | wartatasik.com

Related posts