Optimistis Dampingi Ridwan Kamil, Bupati Tasik Populerkan “Rindu”

 442 total views,  2 views today

Ketua Umum PPP Romahurmuziy (kanan), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kedua kiri), Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum (kedua kanan), dan Sekjen PPP Arsul Sani (kiri) | Dok. Net

Bandung, Wartatasik.com – Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum menjadi salah satu narasumber dalam rilis hasil survei peta dan profil calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018 versi publik yang dilakukan oleh lembaga survei Indo Barometer di Hotel Aston Braga, Jalan Braga, Kota Bandung, Jumat kemarin (3/11/2017).

Meski masih terbilang kecil dengan persentase di kisaran satu persen, Uu disebut oleh Indo Barometer sebagai salah satu kandidat wakil gubernur mendampingi Ridwan Kamil yang sudah mendapatkan “tiket” melaju pada Pilkada Jawa Barat 2018.

Menanggapi hal tersebut, Uu optimistis dirinya lebih unggul dari saingannya saat ini, Daniel Muttaqien, yang didelegasikan Golkar menjadi bakal calon pendamping Ridwan Kamil. Pasalnya, dalam hasil survei Indo Barometer, posisi Daniel masih di bawah Uu.

[sc name=”iklanadsense2″]

“Saya optimistis, jangan putus asa,” kata Uu seusai rilis, Jumat sore. Sebagai bentuk optimismenya, saat ini Uu tengah memopulerkan istilah “Rindu” sebagai akronim dari Ridwan Kamil-Uu. “Rindu itu tercetus dari relawan, simpatisan masyarakat. Usulan yang masuk bukan dari saya sendiri. Waktu itu saat deklarasi di DPP PPP, wartawan media tanya, wartawan bilang Rindu,” ujar dia. Uu mengaku sudah jatuh hati dengan kata Rindu. Dia pun akan memopulerkan Rindu ke seluruh pelosok Jawa Barat.

“Saya sudah klop dengan kata Rindu. Kami sudah bergerak menyosialisasikan nama Rindu. Mudah-mudahan dengan jiwa optimistis ini saya membuahkan hasil kebersamaan dengan kang Ridwan Kamil,” ujar Uu. Meski Ridwan Kamil belum memilih antara dia dan Daniel Mutaqqien sebagai pendamping, Uu mengatakan, hal tersebut tidak menjadi masalah karena dia sudah mendapatkan restu untuk memulai sosialisasi oleh PPP dan izin untuk memopulerkan Rindu.

“Saya sudah menyosialisasikan diri, saya sudah punya payung hukum dari partai saya. Saya sudah mem-branding Rindu. Billboard saya juga sudah diganti sebagian dengan billboard Rindu,” ungkapnya. Seusai menjadi narasumber dalam rilis hasil survei Indo Barometer, Uu langsung mengunjungi kantor Angkatan Muda Silliwangi (AMS) di Jalan Naripan, Kota Bandung. Di sana, Uu mendapat dukungan dari keluarga besar AMS. Dukungan untuk Uu diungkapkan langsung Ketua Pusat AMS Noery Ispandji Firman. Dia mengatakan sudah tidak asing lagi dengan Uu karena kader PPP ini merupakan Ketua Dewan Penasihat AMS Kabupaten Tasikmalaya.

“Hubungan dengan beliau sudah lama. Komunikasi, silaturahim, tidak hanya sekarang,” kata dia. Noery sangat berharap Uu bisa terpilih sebagai wakil gubernur untuk berpasangan dengan Ridwan Kamil sebagai gubernur. Menurut dia, keduanya merupakan sosok yang berhasil dan berpengalaman di pemerintahan sehingga bisa saling melengkapi dengan perbedaan latar belakang, yaitu Uu berlatar belakang agamis yang kuat, mendampingi Ridwan Kamil yang identik sebagai tokoh nasionalis dan teknokrat.

“Saya kira Kang Uu ini aset Jawa Barat, kader terbaik. Warna Islamnya tertera. Wajar, karena mayoritas warga Jawa Barat ini muslim,” tandasnya. kompas.com | Wartatasik.com

Related posts