Pengamat Prediksi Pilgub Jabar 2018 Diramaikan Tiga Paslon

 319 total views,  1 views today

Ilustrasi

Bandung, Wartatasik.com – Dinamika politik jelang Pilgub Jabar 2018 semakin menarik. Masing-masing partai terus membangun kekuatan dan mencari figur terbaik untuk diusung maju dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Beberapa nama yang kini muncul seperti Ridwan Kamil, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi dinilai sebagai kandidat kuat untuk bertarung di Pilgub Jabar mendatang. Dari beberapa hasil survei juga ketiga nama tersebut memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas yang cukup baik.

Melihat dari beberapa hasil survei tersebut, pengamat politik Unpad Firman Manan memprediksi bila perhelatan demokrasi lima tahunan di Jawa Barat akan diramaikan tiga pasangan calon. Namun semua itu tergantung dinamika terutama menyangkut koalisi. “Sampai sejauh ini kan kita lihat elektabilitas adalah ketiga nama itu (Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi, Deddy Mizwar). Terus yang harus dilihat juga adalah poros koalisi,” kata Firman, Kamis kemarin(5/10/2017).

[sc name=”iklanadsense2″]

Akan tetapi menurut Firman semua hal masih bisa terjadi. Tergantung perkembangan politik ke depan. Pasalnya situasi politik saat ini masih sangat dinamis. Contohnya saja rencana pengusungan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu oleh Partai Gerindra dan PKS. Rencana itu diprediksi bisa bubar setelah muncul pernyataan dari Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi yang menarik dukungan untuk pasangan tersebut. Kondisi itu tentu bisa memunculkan banyak spekulasi terkait pengusungan Deddy Mizwar.

Kemudian dinamika yang terjadi di dalam Partai Golkar setelah munculnya surat bodong yang menyatakan dukungan kepada Ridwan Kamil – Daniel Mutaqien. Hal ini tentu membuat peluang Dedi Mulyadi yang merupakan kader Golkar sedikit terganggu. Nama Ridwan Kamil sendiri sebetulnya belum aman 100 persen. Pasalnya dia perlu mendapat dukungan dari partai lain setelah PKB dan NasDem siap mengusung. Pasalnya, kata Firman, PKB dan NasDem belum memenuhi 20 kursi sebagai syarat minimal untuk mengusung pasangan calon.

“Tapi kemungkinan PPP yang berpeluang dukung dan bergabung dengan PKB dan NasDem. Tapi ada muncul surat bodong tadi. Kalau itu betul bisa jadi porosnya Golkar, PKB, NasDem dan PPP. Kalau itu muncul Dedi Mulyadi tetap berpeluang diusung PDIP,” ujarnya. Melihat dinamika yang ada peta koalisi sewaktu-waktu bisa berubah. Tergantung kesepakatan masing-masing elit partai di tingkat pusat. Tapi sejauh ini dia melihat baru tiga nama itu saja yang berpeluang maju sebagai calon gubernur.

Sementara untuk bakal calon wakil gubernur, Firman belum melihat ada sosok yang menonjol. Nama-nama seperti Syaiful Huda, Uu Ruhzanul Ulum, Sekda Jabar Iwa Karniwa tingkat popularitas dan elektabilitasnya relatif sama. “Wakil kita belum lihat kandidat yang menonjol. Nama-nama yang muncul tidak terlalu menonjol,” ujarnya. Dihubungi terpisah, pengamat politik Unpar Asep Warlan juga melihat bahwa Pilgub Jabar 2018 akan diramaikan oleh tiga pasangan calon. Pasalnya bila empat pasangan calon suara akan terbagi dan peta kekuatan menjadi tidak jelas. “Kalau saya melihat tiga. Empat juga bagus tapi nanti pecah dari suara,” tandasnya. detik.com | Wartatasik.com

Related posts