Yani: Relawan TIK Membangun Bersama Masyarakat Informatif

 2,579 total views

Yani Sulaeman Agustin | Foto : Asron
Yani Sulaeman Agustin | Foto : Asron

Kota, Wartatasik.com – Kepala Seksi Aplikasi Informatika Bidang Kominfo Dishubkominfo Kota Tasikmalaya Yani Sulaeman Agustin mengatakan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang mendasarkan gerakannya pada upaya pengembangan pengetahuan, keterampilan ilmu pengetahuan di bidang TIK bagi para anggota serta warga masyarakat.

“Sebagai sebuah lembaga sosial masyarakat (LSM), aktivitas ini dirintis sejak Tanggal 9 Desember 2008 di Jakarta dengan melibatkan beberapa pihak dalam diskusi kecil guna pengungkapan wacana merepleksikan program Unesco dibidang ICT, yaitu ICT 4 Youth,” paparnya kepada Crew Media Online Wartatasik.com, Rabu (17/02).

Kelahiran relawan TIK Indonesia sendiri, lanjutnya, dilatarbelakangi oleh pesatnya pengembangan dan pemanfaatan TIK dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat dan bangsa. “Angka pertumbuhan pengguna internet yang dalam kurun waktu satu dekade sudah mencapai 45 juta orang, dan ini akan terus bertambah seiring dengan meningkatkan melek informatika dikalangan masyarakat luas. Diprediksikan, pengguna internet di Indonesia terus meningkat hingga sekitar 120 juta pengguna,” kata Yani.

Ia menerangkan, tujuan Relawan TIK yaitu sebagai upaya terpadu dan lintas sektoral untuk mengoptimalkan peran serta, kontribusi dan pemahaman para pakar, praktisi dan akademisi yang menguasai pemanfaatan TIK kemajuan bangsa dan kemaslahatan masyarakat, “Serta memiliki komitmen dan perhatian yang tinggi bagi peningkatan kualitas kehidupan bermasyarakat dan bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Adapun visinya, Sambung Ia, adalah menjadikan Relawan TIK sebagai pribadi sekaligus warga masyarakat unggulan yang siap siaga mengemban misi sosial, kemasyarakatan dan kemanusiaan bagi pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan penguasaan keterampilan TIK untuk kemaslahatan masyarakat dan kemajuan bangsa.

Untuk mencapai tujuan dan mewujudkan visi tersebut, tuturnya, relawan TIK memiliki misi diantaranya menghimpun dan membina potensi relawan TIK dalam satu wadah yang terorganisir, untuk mencapai efisiensi manfaat dan efektifitas kegiatan secara optimal. Lalu, mempersiapkan kader-kader Relawan TIK secara intelektual, pribadi dan sosial serta moral khususunya dibidang TIK sebagai unsur generasi penerus pembangunan dan perjuangan bangsa.

“Selanjutnya, mengusahakan secara bersama-sama agar tercapainya tujuan organisasi dengan menyusun kebijakan, landasan program dan rencana kegiatan yang sesuai dengan perkembangan teknologi guna ikut serta mengarahkan kemajuan masyarakat. Terakhir, menjalin terselenggaranya koordinasi, kerjasama, kolaborasi dan komunikasi dengan komunitas para pemangku kepentingan serta pihak lain, agar secara sinergis dan saling menguntungkan mendayagunakan sumberdaya TIK untuk pembangunan berkelanjutan dengan keberpihakan jender, aksi afirmatif badi minoritas, netral teknologi serta ramah lingkungan” jelasnya.

Dijelaskannya, ada beberapa strategi untuk satu tahun ke depan pengurus pusat Ad hoc, menerangkan strategi pengembangan organisasi, Bridging dan Branding. Yakni diantaranya, Relawan TIK bisa menjadi jembatan (bridging), Supply dan Demond, antar komunitas pegiat TIK, antara komunitas dan pemerintah, antara komunitas dan perusahaan swasta atau lembaga donor, membangun nama organisasi.

“Untuk mendukung strategi tersebut maka disusun suatu program kerja yang diharapkan jadi acuan relawan TIK diantaranya keanggotaan dan organisasi, pengembangan kapasitas, sosialisasi dan edukasi masyarakat, kemitraan, bidang kegiatan relawan TIK,” ujarnya. Namun demikian, tambah Yani, perlu disadari bahwa Relawan TIK Indonesia tidak mungkin berjalan sendiri tanpa dukungan dari semua pemangku kepentingan lain.

“Koordinasi, kerjasama, kolaborasi dan kemitraan komunitas Relawan TIK dengan berbagai pihak harus terus menerus dilakukan, agar pemanfaatan TIK di Indonesia termasuk Kota Tasikmalaya terarah, optimal dan sepi dari dampak negatif, demi kemajuan bangsa dan kejayaan NKRI. Mari kita bersama membangun masyarakat Indonesia Informatif untuk mewujudkan kemakmuran bangsa dan kejayaan negara dalam era kompetisi global,” pungkasnya seraya menyampaikan untuk lebih jelas tentang Relawan TIK bisa mendatangi Bidang Kominfo Dishubkominfo atau baca buku tentang Relawan TIK Indonesia dengan Judul Buku Bersama Membangun Masyarakat Indonesia Informatif terbitan Dirjend Aplikasi Informatika Kemenkominfo Tahun 2011. Asron/indra

Related posts

Leave a Comment