Gandeng PERSIS, OJK dan KNEKS Perluas Akses Keuangan Syariah hingga Tingkat Desa

Foto: dok OJK Tasikmalaya

Garut, Wartatasik.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Persatuan Islam (PERSIS) memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui penyelenggaraan School of Syariah (SoS) dan implementasi Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Auditorium Institut Agama Islam (IAI) PERSIS Garut, Kamis.

Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi OJK, Persatuan Islam (PERSIS), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Unit Usaha Syariah (UUS) PT Pegadaian tersebut diikuti oleh 430 peserta dari lingkungan PERSIS dan masyarkat di lingkungan Kabupaten Garut.

Kegiatan ini diawali dengan kegiatan Pra-EPIKS yang telah diselenggarakan secara daring pada 8 Juni 2026 dan diikuti oleh 214 peserta. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi keuangan syariah serta informasi mengenai perluasan akses layanan keuangan syariah melalui Agen Layanan Keuangan Syariah yang berperan memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah.

Selanjutnya, melalui program SOS, OJK membekali tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menjadi Duta Literasi Keuangan Syariah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK M. Ismail Riyadi, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam, Rektor IAI PERSIS Garut, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesi (DSN-MUI), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Pengurus Daerah PERSIS Garut, serta berbagai pemangku kepentingan yang mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK M. Ismail Riyadi menyampaikan bahwa organisasi kemasyarakatan Islam memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

“Organisasi kemasyarakatan Islam merupakan mitra strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah karena memiliki semangat pemberdayaan yang kuat sehingga dapat memperkuat solidaritas sosial, memperluas akses masyarakat terhadap potensi ekonomi, serta meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar M. Ismail Riyadi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun OJK bersama PERSIS dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah.

“Kami menyambut baik kolaborasi antara OJK, KNEKS, PERSIS, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program EPIKS dan School of Syariah di Kabupaten Garut. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi  inklusi keuangan syariah melalui penguatan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perluasan akses layanan keuangan syariah hingga tingkat komunitas,” ujar Nurdin Yana.

Pada kesempatan yang sama, Kepala OJK Tasikmalaya, Kepala Grup Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah OJK, dan Rektor IAI Persis Garut menyematkan atribut Duta Literasi Keuangan Syariah kepada peserta terpilih sebagai simbol komitmen dalam memperluas edukasi keuangan syariah kepada masyarakat. Selain itu, turut dilakukan pengukuhan Agen LAKU PANDAI Syariah oleh BSI dan Agen Pegadaian Syariah oleh UUS PT Pegadaian yang akan berperan untuk menyediakan layanan keuangan syariah bagi masyarakat di Kabupaten Garut.

“Melalui Duta Literasi Keuangan Syariah dan Agen LAKU PANDAI Syariah, kami ingin menghadirkan edukasi dan akses keuangan syariah yang lebih dekat dengan masyarakat sehingga manfaat keuangan syariah dapat dirasakan secara lebih luas dan merata.,” kata Nofa Hermawati.

Melalui kegiatan ini, OJK mengukuhkan Duta Literasi Keuangan Syariah serta menggandeng Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah dalam memperluas akses keuangan syariah melalui pengukuhan Agen Layanan Keuangan Syariah yang diharapkan menjadi motor penggerak edukasi dan perluasan akses layanan keuangan syariah di lingkungan PERSIS. Ke depan, sinergi dengan organisasi kemasyarakatan Islam akan terus diperkuat guna memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan syariah serta mendukung pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan.

Berita Terkait