Bermental Baja, Mahasiswi Unsil ini tak Gengsi jadi Tukang Parkir

Bermental Baja, Mahasiswi Unsil ini tak Gengsi jadi Tukang Parkir | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Di zaman sekarang ini, kerasnya roda kehidupan banyak tumbuh para srikandi di kota Tasikmalaya yaitu perempuan kuat dan tegar tanpa malu atau putus asa yang mampu melakukan pekerjaan kaum pria.

Salah satunya Mahasiswi Universitas Siliwangi (Unsil) Sari Milenia. Tanpa ragu ia bekerja sebagai tukang parkir di pinggiran mesjid Agung Kota Tasikmalaya bersama sang ayah Denden Salimudin secara bergantian.

“Meski saya seorang mahasiswi, tak ada rasa malu ataupun gengsi ketika menjadi tukang parkir, karena ayah saya sebagai motivasi, beliau bisa menyekolahkan saya sampai bangku kuliah dan adik adik saya sekolah,” ucap Sari, Jumat (12/03/2021).

Tak hanya itu, Gadis bermental baja ini juga sambil kuliah menjadi loper koran di kota Tasikmalaya dengan sejumlah eksemplar masuk tiap toko. Namun, kini tugas tersebut diberikan ke adiknya.

“Kendati demikian, kuliah saya sekarang online sejak!pandemi, maka saya pun lebih banyak menjadi tukang parkir. Adapun terkait pendapatan, kalau ramai bisa dapat Rp 50 ribu dan kalau sepi paling sampai Rp 20 atau 25 ribu,” ungkapnya.

Mahasiswi Fakultas Ekonomi Keuangan Perbankan semester 4 tingkat 2 ini menyebut, bahwa dengan hidup sederhana bukan berarti itu hina, karena yang penting bisa melakukan hal positif.

“Bagaimana supaya kita menjadi manusia manfaat, baik untuk diri kita, keluarga dan orang lain tanpa harus merugikan orang lain, kita harus mampu menghadapi tantangan dunia yang penuh dengan tipu tipu ini,” pungkasnya. Suslia.

Berita Terkait