Gali Talenta Pesepakbola, Askot PSSI Kota Tasik Gelar Piala Soeratin U-13/U-15

Gali Talenta Pesepakbola, Askot PSSI Kota Tasik Gelar Piala Soeratin U-13/U-15 | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Askot PSSI  Kota Tasikmalaya menyelenggarakan Piala Soeratin U13/U 15 yang dibuka langsung oleh ketua Askot PSSI Tasikmalaya berlangsung di stadion Wira Dadaha Sabtu (5/8/2023)

Dihadiri Perwakilan dari Disporabudpar Kota Tasikmalaya, serta perwakilan KONI Kota Tasikmalaya serta tamu undangan lainnya.

Talenta-talenta muda diharapkan mampu menjadi pemain profesional hinnga ke tim nasional, PSSI dengan resmi agenda tahunan sebagai jenjang awal mengikuti Piala Soeratin seperti ini.

Hal itu dikatakan Ketua Askot PSSI Tasikmalaya H. Wahid SPd., ketika di temui Wartatasik disela penyelenggaraan Piala Soeratin.

“Yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk kompetisi hari ini U 13/U 15 di skema liga, ada 17 anggota PSSI, tetapi yang ikut hanya 8 U13 /dan 9 U15,” ungkap Wahid yang juga anggota DPRD Kota Tasik.

Lanjut Komandan Banser Kota Tasik ini mengatakan bahwa kompetisi Soeratin akan di selenggarakan pada tanggal 5 Agustus – 25 Sepetember dan semi kompetisi akan di selenggarakan Sabtu – Minggu.

“Kegiatan ini juga otomatis akan menggali bibit pesepakbola-pesepakbola muda Kota Tasikmalaya yang handal dan bisa berkompetisi dari ajang regional maupun nasional,” ucapnya.

Disinggung terkait bantuan dari KONI yang hanya cukup bayar stadion empat kali pertandingan saja, pihaknya berharap akan ada lagi bantuan bantuan kedepannya yang lebih maksimal lagi.

Ditempat yang sama Ketua Penyelenggara Yadi Ikmal mengatakan bahwa saat ini yang terdaftar di PSSI, SSB ada 17, “Maka melalui verifikasi yang ikut hadir hanya 8 tim dari U13/ 9 tim U15,” katanya.

Menurutnya, PSSI ingin mengakomodir semua SSB tapi secara administrasi validitas data verifikasi siswa yang ada di siswa SSB itu benar dari kota Tasik, “Walaupun sebanarnya regulasi Askot, yang penting putra Jawa Barat,” ujarnya

“Karena arahan tim pengarah harus ada kebajikan lokalik untuk melakukan inovasi baru, sehingga anak-anak harus benar dibina dari SSBnya,” pungkasnya. Sus

Berita Terkait