Gelar Pelatihan Kepemudaan, Kepler Sianturi Ajak Gen Z Bungursari Tak Jadi ‘Generasi Strawberry’

Gelar Pelatihan Kepemudaan, Kepler Sianturi Ajak Gen Z Bungursari Tak Jadi ‘Generasi Strawberry’ | Asron

Kota, Wartatasik.com – Guna memperkuat peran dan potensi generasi muda, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi, menggelar Pelatihan Penguatan Kapasitas Pemuda bertempat di Aula Kantor Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Kegiatan yang dialokasikan dari dana reses tersebut berlangsung selama dua hari, 2–3 November, dan diikuti oleh 35 peserta berbeda setiap harinya.

Selain membuka acara secara resmi, Kepler Sianturi bertindak langsung sebagai pemateri. Pelatihan ini turut menghadirkan narasumber dari kalangan media, yakni wartawan senior Edi yang membawakan materi seputar perumusan visi dan misi bagi generasi Z, serta diisi oleh pemateri dari unsur keagamaan dan aktivis kepemudaan.

Dalam arahannya, Kepler menegaskan pentingnya pembentukan karakter dan mental bertarung bagi para pemuda di era modern agar tidak mudah menyerah.

“Kaum Gen Z harus bermental tegas dan tangguh. Jangan sampai menjadi strawberry generation yang nampak bagus dan indah di luar, tetapi kenyataannya lembek saat menghadapi tantangan,” tegas Kepler.

Kepler menjelaskan bahwa pelatihan kepemudaan ini merupakan bentuk pemanfaatan dana reses untuk memfasilitasi program pemberdayaan masyarakat yang sudah ia rencanakan sejak jauh hari.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang sudah kita siapkan dari beberapa bulan lalu melalui dana reses. Ini komitmen kita untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan penguatan kapasitas bagi pemuda di wilayah kecamatan,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi jajaran panitia serta para peserta yang tetap antusias hadir meski di tengah jam kerja.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada panitia, Pak Joy, Pak Edi, serta seluruh peserta yang menyempatkan hadir. Teman-teman yang hadir hari ini adalah orang-orang yang selama ini konsisten membantu dan berjuang bersama di lapangan,” tuturnya.

Foto: Asron

Lebih lanjut, legislator PDI Perjuangan ini menyampaikan bahwa meskipun alokasi anggaran reses harus dibagi efisien ke beberapa sektor kegiatan lain, hal itu tidak mengurangi bobot materi yang diberikan.

“Walaupun anggaran reses ini terbatas dan harus kita bagi-bagi secara efisien untuk berbagai kegiatan lain, yang terpenting adalah esensi serta pertanggungjawabannya. Melalui hadirnya wartawan senior, ustaz, hingga aktivis, kita ingin menghadirkan pembekalan yang positif dan menyeluruh bagi pemuda,” pungkas Kepler. Asron

Berita Terkait