Masih Perawan, Leuweung Sancang Destinasi Wisata Penuh Mistis nan Eksotis

 70,820 total views

Masih Perawan, Leuweung Sancang Destinasi Wisata Penuh Mistis nan Eksotis | Ndhie

Garut, Wartatasik.com – Anda tahu Leuweung Sancang di kec Cibalong kab Garut, lokasi ini merupakan kawasan hutan yang dilindungi. Selain dijaga petugas, legenda kisah mistis juga ikut menjaga keberadaan hutan.

Legenda di hutan ini tak jauh berbeda dengan legenda yang membantu agar alam tetap lestari. Leuweng Sancang merupakan salah satu destinasi wisata di Garut yang masih eksotik, mulai dari sungai hingga pantai indah, semua ada di Leuweng Sancang.

Untuk diketahui, nama Leuweung ini berarti hutan dalam Bahasa Sunda dan Sancang mengingatkan dengan kisah Prabu Siliwangi yang melegenda.

Leuweung Sancang memang erat kaitannya dengan mitos suku sunda dan sempat memberikan wajah seram di muka para awam. Pasalnya, wilayah ini memang masih perawan, bak tak ada orang yang ingin menjamahnya karena mitos dengan cerita hewan-hewan buasnya.

Untuk kawasan Hutan Sancang yang terletak di perbatasan Garut Selatan dan kab Tasikmalaya ini, legenda yang menyelimutinya soal kisah Prabu Siliwangi raja di Kerajaan Padjadjaran. Konon katanya, menurut cerita dari mulut ke mulut, Prabu Siliwangi menghilang (tilem) di hutan itu.

Hingga kini hutan itu pun dikeramatkan warga. Banyak warga yang sungkan masuk ke hutan itu. Aneka cerita memang tersebar soal hutan itu. Namun dari cerita itu, menyebabkan hutan lestari setidaknya hingga masa reformasi. Di dalam hutan aneka satwa dan pepohonan langka tetap terjaga.

“Itu tempat Prabu Siliwangi menghilang, jadi dianggap angker. Yang anggap angker ya angker yang nggak mah biasa saja,” terang Awan warga Pameungpeuk Garut, Rabu (09/6/2021).

Ia melanjutkan, bila tak ada cerita dan mitos mungkin lain cerita. Sebab, saat ini saja, banyak yang nekat menjarah hutan mencuri kayu. Pihak Jagawana dan kepolisian pun turun tangan menertibkan.

“Ya, tapi sampai kapan penjarah hutan bisa dicegah, mengingat area hutan seluas 2.157 ha,” tandas Awan. Ndhie.

Related posts