OJK: Sepanjang 2025, TPAKD Kab. Garut telah melaksanakan Delapan Program Kerja

OJK: Sepanjang 2025, TPAKD Kab. Garut telah melaksanakan Delapan Program Kerja | dok. OJK

TPAKD Garut Perluas Akses Keuangan untuk Perkuat UMKM, Pertanian dan Pariwisata Daerah..

Garut, Wartatasik.com – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut terus memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan dalam memperluas akses keuangan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan melalui Rapat Pleno TPAKD Kabupaten Garut di Garut, Selasa (3/3/26).

Rapat pleno tersebut dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, serta anggota TPAKD dan para pemangku kepentingan terkait.

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 TPAKD Kabupaten Garut telah melaksanakan delapan program kerja yang berfokus pada peningkatan akses keuangan masyarakat, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan khususnya bagi perempuan dan kelompok disabilitas.

“Delapan program yang telah dilaksanakan sepanjang 2025 menjadi upaya nyata dalam memperluas akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal oleh masyarakat secara lebih inklusif dan berkelanjutan” kata Nofa.

Lebih lanjut, OJK terus mendorong penguatan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) melalui pendekatan berbasis klaster dan ekosistem guna memastikan pembiayaan yang disalurkan lebih produktif dan berkelanjutan.

Melalui PED, pengembangan difokuskan pada sektor unggulan daerah seperti peternakan dan pertanian, sementara EKI mengintegrasikan seluruh rantai nilai produksi, distribusi hingga pemasaran dengan layanan keuangan formal.

Pada tahun 2026, EKI direncanakan dikembangkan di Desa Wisata Tepas Papandayan untuk mendukung potensi pariwisata dan ekonomi kreatif lokal melalui perluasan akses pembiayaan dan literasi keuangan. Sebelumnya, implementasi EKI di Desa Wisata Sindangkasih pada tahun 2024 menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pelaku usaha serta penggunaan layanan keuangan formal.

Selain itu, TPAKD Kabupaten Garut juga melanjutkan penguatan klaster peternak domba serta mendukung program UPLAND untuk komoditas kentang sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian unggulan daerah.

TPAKD juga memperkenalkan program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban) yang bertujuan memberdayakan peternak lokal melalui skema penyediaan hewan kurban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sehingga dapat menciptakan kepastian pasar bagi peternak.

Sementara itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses keuangan masyarakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

“TPAKD memiliki peran strategis sebagai forum koordinasi di daerah dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendorong pembiayaan sektor produktif seperti UMKM, petani, dan peternak,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Melalui Rapat Pleno ini, seluruh anggota TPAKD Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memperluas akses keuangan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Red.

Berita Terkait