Pemberitaan Hoaks Tertinggi di Jawa Barat, Setiaji : 40 persen Merupakan Politik

273 kali dilihat, 18 kali dilihat hari ini

Kadis Kominfo Pemprov Jabar, Setiaji saat sambutan|blade

Kota, Wartatasik.com – Berdasarkan hasil penelitian tahun lalu, pemberitaan negatif dan hoaks tertinggi adalah di Jawa Barat, dan ternyata sampai saat ini tetap belum berkurang, itulah pentingnya menangkal hoaks. Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Barat Setiaji saat sambutan Sosialisasi Jabar Saber Hoaks Hindari Berita Tanpa Fakta yang berlangsung di Aula Pemkot Tasikmalaya.

Dikatakan Setiaji, akhir Desember 2018 Gubernur Jawa Barat launching team Saber Hoaks yang beranggotakan 12 orang dengan tugas mengklarifikasi, mengkonfirmasi juga mengecek kebenaran berita yang disebarkan masyarakat untuk menekan kabar bohong,

“Ya, meskipun tim kami kecil, tapi berharap bisa mengkonter berita yang kurang baik, sudah hampir tiga ribu lebih laporan bekaitan dengan berita kurang baik dan rata-rata hampir 40 persen merupakan politik,” pungkasnya.

Menurut Setiaji, sebagian besar warga Jawa Barat hidup dengan rukun damai, sebab itu pihaknya tidak ingin berita hoaks mengganggu dinamika sendi sosial, politik, ekonomi dan juga kehidupan yang ada di Jawa Barat.

“mudah mudahan semua pihak membantu kami, untuk bisa memberitakan berita baik sebagai upaya menentramkan Jawa Barat khususnya di kota Tasikmalaya,” ungkapnya, Rabu (31/07/2019).

Nampak hadir perwakilan SKPD, Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK KIM) serta tamu undangan lainnya.(Blade)

Related posts