Bikers Subuhan | Awen

Kota, Wartatasik.com – Bikers Subuhan lahir dari sebuah kegelisahan seseorang yang bernama Bang Sani.

Kegelisahan tersebut ketika melihat mirisnya masjid yang selalu kosong apalagi diwaktu subuh.

Berawal dari situlah cikal bakal Bikers Subuhan terbentuk dan tersebar ke pelosok negeri dengan pesat.

Bikers Subuhan Tasikmalaya sendiri terbentuk dari keinginan Haji Uki untuk meramaikan masjid yang dibangunnya yang berada di daerah jalan Mangkubumi Indihiang (Mangin).

Ditambah lagi terinspirasi dari PBST (Pengajian Bulanan Scooterist Tasikmalaya) yang mengajaknya untuk bisa mengisi pengajiannya di masjid H Uki, namun dijawab Bang Sani dengan kata tidak bisa.

Akhirnya Ustad Aep pun menghubungi temannya dari komunitas Vespa Freedom (Eep Saefullah) lalu mengajaknya nongkrong di masjid Joglo dengan kajian-kajian ringan dan ngopi santai, namun tetap tidak bisa.

Diterangkan Bang Sani, sudah beberapa lama tidak ada hasil, ada temen H Uki dari Yogjakarta (Fungky dan Ustad Rahman) mau pergi ke Bandung dan singgah dulu di Tasikmalaya.

“Ada obrolan tentang apa yang menjadi niat H Uki, dan akhirnya Fungky mengajak membentuk Bikers Subuhan,” paparnya, Selasa (12/11/2019).

Akhirnya H Uki mengajak ustad Aep untuk bergerak membentuk subuhan dalam dua minggu walaupun masih ada rasa pesimis karena rata-rata susah diajak.

Ustad Aep pun ditugaskan menghadiri event vespa di Lanud walau tidak ada yang dikenalnya. Akhirnya ketemu sama Filan, dan ustad Aep mencari lewat Instagram (IG) dan menghubunginya dan mengajaknya.

“Alhamdulillah merespon baik. Sambil berjalan waktu ustad aep menghubungi Fisi, mengajak Atan, Restu, Petrik, Heris dan Ade Fajrur,” ujar Ustad Aep

Dari situlah bikers subuhan terbentuk dengan 11 orang tepat ditanggal 11 November 2017 dan sampai sekarang Alhamdulillah mencapai 500 orang anggota di grup WA.

“Sebagai awalun, saya berpesan Bikers Subuhan itu hijrah tanpa syarat asal mau sholat,” tegasnya.

Secara pribadi Ustad Aep pun meminta, jika hendak masuk Bikers subuhan itu intinya asal mau sholat berjamaah.

Pasalnya, komunitas ini ibarat amal zariah, karena banyak orang lain hijrah mendapat amal kebaikan karena menjadi asbab dari orang lain.

“Apabila orang lain masuk atau gabung dengan bikers subuhan dan tidak bisa menjaga nama baik, akan menjadi asbab mengalir dosa kepada para pengajak dan pendirinya,” tutupnya. Awen

Loading...