Air mancur yang masih belum beroperasi karena kerusakan pada mesinnya | asron

Kota, Wartatasik.com – Air mancur disepanjang median jalan Kota Tasikmalaya memang selalu hangat untuk dibahas, sebab beberapa kali fasilitas penghias jalan tersebut tak berfungsi normal alias macet. Beragam faktor dianggap menjadi biang kerusakan yang lantas membuatnya harus diperbaiki seperti didepan RS TMC.

Menurut keterangan Kasi Dekorasi Taman Bidang Pertamanan Dinas Perwaskim Kota Tasikmalaya Heru Susanto mengaku pihaknya getol merawat air mancur tersebut, bahkan dalam satu bulan pun bisa dua kali menerjunkan timnya.

“Sementara menunggu ada kegiatan perbaikan pompa air mancur tersebut, kami rutin menguras kolam air mancur. Cegah jentik nyamuk, kami tebar ikan di kolam tersebut, terutama yang di depan RS. TMC,” ujar Heru saat ditemui wartatasik.com diruang kerjanya, Senin (15/04/2019).

Disinggung air mancur hingga tidak beroperasi hingga saat ini, Heru menjelaskan karena pompa-pompanya rusak terkena debu polusi kendaraan dan banyak debu yang menyumbat saringan.

Nampak Kasi Dekorasi Taman Heru Susanto saat bersama petugas lainnya melaksanakan perawatan kolam di median Jl KHZ Mustofa | Asron

“Sehingga saluran pompa lambat laun mampet dan akhirnya mati tak menyemburkan air,” terang ia.

Heru juga mengatakan pihaknya sudah memanggil tenaga ahli guna membereskan persoalan air mancur yang mati, “Pa Kadis juga sering mengkonsultasikan permasalahan itu.¬†Insyaallah¬†akhir Juni 2019 akan mulai pekerjaan yakni mengganti mesinnya yang sudah rusak,” paparnya.

Adapun terkait anggaran, ada dua titik dulu yang prioritas yaitu bunderan Kelom Geulis sebesar sekitar Rp. 120 jutaan sedangkan depan RS TMC Rp 300 jutaan yang besumber dari Bantuan Provinsi (Banprov).

Lanjut Heru, pengajuan tahun 2019 ini pihaknya fokus ke objek tanaman di median jalan depan bale kota serta titik lainnya mendekorasi agar estetika tercipta, “Masing-masing kami ajukan Rp. 1 miliar dari APBD kota dan Banprov, semoga dapat terealisasi,” pungksnya. Asron.