Mengejutkan..!! Tadi Pagi Gedung Balai Kota Tasik Kebakaran?

Dalam simulasi ini mobil Damkar langsung menangani kebakaran gedung balai kota Tasikmalaya | Blade

Kota, Wartatasik.com – Mengejutkan, tadi pagi secara tiba-tiba Gedung Balai Kota Tasikmalaya yang beralamat Jl. Letnan Harun No.1, Panglayungan, Cipedes itu mengeluarkan asap. Mendapatkan informasi itu, seketika mobil pemadam kebakaran langsung datang dan semburkan air untuk memastikan kondisi aman.

Pada kejadian tersebut, pihak dari BPBD Kota Tasikmalaya dibantu oleh Satgas PMI, Tagana Dinas Sosial serta Dinas Satpol PP dan Damkar segera mengamankan para pegawai yang berada di gedung tersebut, beruntung kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Penyebab kebakaran itu terjadi menyusul terjadinya gempa bumi di area gedung tersebut. tidak hanya terbakar, pohon-pohon disekitar pun turut tumbang.

Dalam kurun waktu 15 menit tenda darurat posko kesehatan sudah terpasang untuk evakusi korban ringan, sementara yang luka berat langsung dibawa ke rumah sakit.

Sejumlah giat dan dinas terkait yang terlibat itu ternyata ada dalam kegiatan simulasi evakuasi bencana dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 26 April 2019 atau hari ini.

Wakil Wali Kota H.M. Yusuf (kanan) beserta Kepala BPBD Kota Tasikmalaya H. Ucu Anwar tengah memantau giat simulasi tanggap bencana | Blade

Simulasi itu juga menampilkan jenis penanggulangan bencana gempa bumi dengan skenario korban patah tulang, luka berat.

Wakil Wali Kota H. Muhammad Yusuf menuturkan, simulasi itu digelar untuk memperlihatkan kepada masyarakat agar tahu tentang kebencanaan.

“Sehingga simulasi ini diharapkan bisa mengajak parsitipasi masyarakat terhadap hal yang terkait dengan kebencanaan. Masyarakat harus hafal kalau terjadi bencana bagaimana dalam menyelamatkan diri dari bencana,” ujarnya usai memantau Simulasi di Balai Kota Tasikmalaya, Jumat (26/04/2019).

Bukan gempa bumi saja, tambahnya, bisa juga kejadian lain seperti tanah longsor ataupun gunung meletus, “Semua itu masyararakat harus faham dan siaga dalam menghadapi bencana,” tandasnya.

Sementara itu, menurut Kepala BPBD H. Ucu Anwar menuturkan bahwa pihaknya menerjunkan 56 personil yang masif bekerja mulai dari tim medis, tim Rescue, Vertical Rescue, SAR, PMI dan pramuka.

“Ceritanya disini sedang ada gempa bumi lalu terjadi kebakaran, disusul ada pohon tumbang dan memakan korban. Selanjutnya kita datangkan tim Assesment untuk mendeteksi apa yang terjadi dalam melakukan penyelamatan segera,” tandasnya. Blade

Berita Terkait