Sampah di depan sekolah | Wan K.

Kabupaten, Wartatasik.com – Parah, timbunan sampah dibiarkan menumpuk di depan SDN 2 Manggungjaya Kec Rajapolah, Kab. Tasikmalaya. Tak ayal, pemandangan itu terlihat kumuh bahkan menyebarkan bau tak sedap.

Alasan minimnya armada truk sampah bukan jawaban cerdas dari Pemerintah, karena dampak luasnya selain merusak estetika juga mengakibatkan polusi yang mencemari lingkungan.

Endang Sudrajat (55) salah satu warga Kp. Margasari RT/RW: 03/09 Desa Manggungjaya mengatakan, ia merasa tidak nyaman melihat tumpukan sampah yang sudah berbulan bulan dibiarkan.

“Kami merasa terganggu, ini bisa sumbang penyakit bagi masyarakat sekitarnya. Pokoknya sampah ini harus diangkut jika memang pemerintah ada perhatian,” ucapnya, Jumat (15/03/2019).

Sampah Menumpuk di Depan Sekolah, Guru SDN 2 Manggungjaya Malu Sama Murid

Tumpukan sampah yang berserakan di depan SDN 2 Manggungjaya Kec. Rajapolah, Kab. Tasikmalaya menjadi tamparan keras bagi guru di sekolah tersebut. Sebab, pemandangan yang tak sedap itu seakan mencoreng muka para pendidik dihadapan muridnya.

Seperti penuturan Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Hamzah S.Pd, sebagai pendidik, ia merasa malu dengan realita yang tak sesuai ekspektasi. Karena terang Hamzah, disaat para pelajar PKn menanamkan pola hidup bersih lingkungan agar tak membuang sampah sembarangan, tapi didepan sekolah sendiri sampah berceceran.

“Jika lewat sampah, para murid SDN 2 Manggungjaya suka membalikan badan, kami jadi malu sendiri,” ujarnya kepada wartatasik.com, Jumat (15/03/2019).

Hamzah berharap pihak yang kompeten bisa menyediakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) untuk masyarakat umum yang dianggap tidak menganggu khalayak ramai. Wan K.