Tarung Derajat ‘Boxer’ Siap Gelar Kejursat Rebutkan Wali Kota Cup

 4,840 total views,  2 views today

Tarung Derajat (TD) yang dulu dikenal dengan nama Boxer salah satu beladiri asli Indonesia ini terus mengembangkan teknik-teknik bela diri praktisnya baik dari tendangannya, pukulan, kuncian, bantingan, menyerang dan menghindar | Awen

Kota, Wartatasik.com – Tarung Derajat (TD) yang dulu dikenal dengan nama Boxer salah satu beladiri asli Indonesia ini terus mengembangkan teknik-teknik bela diri praktisnya baik dari tendangannya, pukulan, kuncian, bantingan, menyerang dan menghindar.

Slogan Tarung Derajat “Aku Ramah Bukan Berarti Takluk, Aku Tunduk Bukan Berarti Takut” ini mengandung arti yang sangat dalam bagi para pecinta beladiri praktis ini.

Salam persaudraannya yang khas dengan ucapan “BOX” dan kepalan dua tangannya ini menandakan tali persaudaraan yang kuat dibangun dan saling menghargai.

Pada tahun 2019 ini. TD akan mengadakan Kejuaraan Antar Stlat (Kejursat) yang akan memperebutkan Walikota Cup yang ke dua, pesertanya berasal dari 13 satlat dan 95 petarung yang terdiri usia dini (SD), remaja (SMP) dan umum.

Hal tersebut disampaikan Dewan Guru Noves Narayana mengatakan, yang melatar belakangi kejursat ini yaitu sebagai tolak ukur untuk melihat latihan para atlit yang selama ini sebagai proses untuk menuju regenerasi juara dan untuk mempersiapkan sebagai tuan rumah Porda tahun 2022 mendatang.

Dewan Guru Noves Narayana | Awen

“Alhamdulillah, persiapan kejursat ini sudah sampai 90% dan agendanya nanti hari Jumat 13 Desember 2019 akan diadakan cek kesehatan, timbang badan, pengundian dan techinal meeting petarung dan official, juga seleksi wasit juri yang akan bertugas,” paparnya, Rabu (11/12/2019).

Adapun terangnya, hari Sabtu 14 Desember 2019 pukul 09.00 WIB akan diadakan acara pelantikan pengcab KODRAT Kota Tasikmalaya dengan Ketua H. Cuncun Eris Budiana dan pembukaan kejuaraan oleh Wakil Wali Kota.

“Tauziah teknik dan moral dari Sang Guru AA BOXER yang selanjutnya Minggu 15 Desember memasuki babak semi final dan final,” tambahnya.

Noves berharap dengan kepengurusan yang baru, nantinya bisa diadakan kejuaraan antar satlat dua tahun sekali paling lambatnya.

“Kepada semua alumni TD dari angkatan 90 sampai sekarang bisa datang dan meramaikan kejursat ini,” ajaknya. Awen

Related posts