Laporan Hasil Pembangunan di Kawalu dan Mangkubumi Diwarnai Ketidakpuasan Kel. Karikil

Laporan Hasil Pembangunan di Kawalu dan Mangkubumi Diwarnai Ketidakpuasan Kel Karikil | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Peresmian hasil-hasil pembangunan tahun anggaran 2021 di lingkungan pemerintah kota Tasikmalaya kecamatan Mangkubumi-kawalu diresmikan Wali Kota Tasikmalaya Drs H M Yusuf di halaman Puskesmas Sambongpari, Rabu (07/09/2022).

Dalam peresmian tersebut, Lurah Karikil kecamatan Mangkubumi menyampaikan ketidakpuasan pembangunan yang sudah dilaksanakan.

Setelah melakukan investigasi ke lapangan dan mengunjungi kantor Kelurahan Karikil, ternyata benar adanya terjadi banjir di kantor kelurahan jika hujan turun.

“Jika terjadi hujan memang di kantor kelurahan sering terjadi banjir, air tersebut masuk dari depan karena saluran drainase yang ditutup oleh warga tepat di depan kantor kelurahan serta tidak adanya sistem drainase di sebrang jalan kantor kelurahan yang habis di bangun oleh masyarakat,” ujar Sekretaris Kelurahan Karikil, Rohayati S.H.

Menanggapi itu, Wali Kota Tasikmalaya H M Yusuf meminta Dinas PUTR untuk cek lokasi dan menanyakan siapa pelaksananya, sebab takutnya yang disampaikan oleh lurah karikil itu tidak masuk ke struktur dalam pembangunan, hingga terjadi banjir.

“Makanya akan dilihat lagi gambar awalnya seperti apa dan kalau memang terjadi kesalahan, akan kita tegur pelaksananya, kalau perlu kita coret saja jangan dikasih pekerjaan,” tegas Walkot

Sementara itu anggota DPRD Kota Tasikmalaya komisi II Isep Rislia SP menyinggung dana pembangunan yang sudah dikucurkan di Mangkubumi hampir Rp 19 Milyar dam Kawalu 38 Milyar.

Menurutnya, nilai anggaran yang cukup besar harus betul betul sangat dirasakan oleh masyarakat, kalau dilihat dari program yang disampaikan ada yang melalui usulan aspirasi dewan.

“Dari jumlah total yang 38 itu, 19 kegiatan jadi, kelihatannya cukup maksimal program di 2021 untuk wilayah Kawalu Mangkubumi,” ungkap Isep.

“Walaupun mungkin ada sedikit kekurangan di kualitas pekerjaan yang tadi disampaikan oleh salah satu tokoh, itu menjadi catatan kami dimana hal tersebut belum bisa diminimalisir,” imbuhnya.

Isep menyebut, kegiatan untuk infrastruktur, ekonomi dan sosial hampir semuanya tersentuh di tahun anggaran 2021. Sebab kata dia, pembangunan itu prioritas yang diharapkan oleh warga, karena dasarnya pembangunan di awalnya dari usulan usulan masyarakat.

“Saya juga ingin tahu nanti dilapangan kondisinya, apa yang dikeluhkan oleh tadi pak lurah, apakah itu kesalahan di teknis awal atau mungkin setelah ada pembangunan terjadi hambatan,” ucapnya.

Pasalnya terang Isep, kalau diihat di drainase memang secara kualitas teknis di lapangan itu sudah bagus sesuai prosedur, tapi ternyata di lapangan tersumbat oleh lumpur, atau mungkin sampah.

“Itu harus diperhatikan. Jadi tidak bisa serta merta menyalahkan di kualitas pengerjaan. Silahkan sampaikan ke dinas terkait ataupun DPRD, apa yang menjadi keluhan masyarakat tentang pembangunan itu, dan kami akan tindak,” tandas Isep. Suslia.

Berita Terkait