
Tasikmalaya, Wartatasik.com – Program Z-Clean 2026 kembali melaksanakan rangkaian kegiatan pada Minggu ke-2 melalui dua agenda utama yang berfokus pada pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan, yaitu “Growing Green Together: The Art of Compost & Eco-Enzyme” dan “Z-Clean Action: Turning Waste into Compost & Eco-Enzyme”.
Kegiatan pertama yang dilaksanakan pada hari Sabtu 11 April 2026, bertema “Growing Green Together: The Art of Compost & Eco-Enzyme” merupakan workshop yang diikuti oleh para volunteer Z-Clean 2026.
Dijelaskan Founder Rumah Ecoenzym dan Kompos, Ibu Deviani Badrrudin bahwa dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi sekaligus pelatihan praktis mengenai pengolahan sampah organik menjadi kompos sebagai pupuk alami, serta pembuatan eco-enzyme sebagai cairan ramah lingkungan multifungsi.
“Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan volunteer agar mampu menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan,” ungkapnya, Minggu (12/4/2026).
Selanjutnya, pada hari Minggu 12 April 2026, dilaksanakan kegiatan “Z-Clean Action: Turning Waste into Compost & Eco-Enzyme”, yang melibatkan partisipasi masyarakat, khususnya ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT).
“Dalam kegiatan ini, para volunteer yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya berperan aktif sebagai pendamping dalam praktik pembuatan kompos dan eco-enzyme. Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi nyata dari transfer pengetahuan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara generasi muda dan masyarakat dalam upaya pengelolaan sampah berbasis komunitas,” terangnya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Z-Clean 2026 tidak hanya berfokus pada aksi bersih lingkungan, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya.
“Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan,” ungkapnya. Red
Tentang Z-Clean 2026:
Z-Clean 2026 merupakan program berbasis kepedulian lingkungan yang tidak hanya berfokus pada aksi bersih-bersih, tetapi juga pada upaya membangun kesadaran mendalam terkait relasi manusia dengan sampah. Program ini berangkat dari pemahaman bahwa permasalahan lingkungan tidak hanya disebabkan oleh sistem pengelolaan, tetapi juga oleh rendahnya kesadaran individu terhadap dampak pola konsumsi sehari-hari. Oleh karena itu, Z-Clean menghadirkan ruang reflektif bagi generasi muda untuk memahami jejak sampah serta menumbuhkan tanggung jawab moral terhadap lingkungan, dengan pendekatan edukatif dan aplikatif agar perubahan perilaku dapat terbentuk secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
