Cegah CPMI Ilegal, Disnaker Kota Tasik dan Kementerian P2MI Perkuat Akses Kerja Global

Cegah CPMI Ilegal, Disnaker Kota Tasik dan Kementerian P2MI Perkuat Akses Kerja Global | Red

Disnaker Kota Tasikmalaya Bersama Kementerian P2MI/KP2MI Sepakat Berantas CPMI Ilegal Melalui Akses Kerja Global yang Aman..

Jakarta, Wartatasik.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tasikmalaya Drs. H. Deni Diyana, M.Si didampingi Direktur PT. Mulia Mandiri Abadi Tasikmalaya Muhamad Abul Karim , M.Kesos resmi memperkuat sinergi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) guna mengikis habis praktik Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal.

Pertemuan penting ini langsung di terima oleh Staf Khusus Menteri KP2MI Bintang Wahyu Saputra beserta Jajaran, juga didampingi langsung oleh Asisten Staf Khusus Presiden, Yopi Prabowo dan Agus Rachmanto.

Kehadiran mereka memastikan bahwa program taktis di tingkat daerah ini selaras dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan lapangan kerja formal yang aman serta mengentaskan kemiskinan secara struktural.

“Kolaborasi komprehensif ini diwujudkan melalui pembukaan akses kerja global yang aman, transparan, dan legal bagi masyarakat Kota Tasikmalaya,” ujar Deni dalam siaran pers nya, Jumat (11/9/2026).

Dijelaskannya, langkah strategis ini diambil sebagai respons nyata untuk melindungi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari ancaman tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Melalui kerja sama ini, pusat dan daerah berkomitmen memotong mata rantai calo tenaga kerja ilegal dengan cara mendekatkan jalur informasi resmi serta peluang kerja luar negeri yang valid langsung ke masyarakat,” ungkapnya lagi.

Lanjut Deni, Disnaker Kota Tasikmalaya resmi memperkuat kolaborasi strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

“Langkah ini ditandai dengan pembahasan intensif mengenai rencana penyelenggaraan Job Fair Internasional sebagai wadah resmi untuk memfasilitasi penempatan kerja global yang aman bagi warga lokal,” imbuhnya.

Katanya, Rencana besar Job Fair Internasional ini sekaligus disiapkan sebagai kado dan persembahan strategis menyambut Hari Jadi Kota Tasikmalaya sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memperluas penyerapan tenaga kerja lokal ke pasar internasional secara prosedural.

“Melalui momentum tersebut, diharapkan informasi mengenai peluang karier legal di pasar global dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat daerah secara merata,” pungkas Deni. Asron

Berita Terkait