
Pangandaran, Wartatasik.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Siliwangi yang diketuai oleh Rd. Neneng Rina Andriani, SE., MM., Ak., CA. bersama tim pengabdian, Adzka Rosa Sanjayyana, Desiana, Pretisila Kartika Putri, Fransdito Ali Ilyas, Abdul Azis Ramadhan dan Wiwin Indrayanti, bersama mahasiswa atas nama Wanda Hasna Amalia, Ilham Nouval Gypari dan Andini Sutiyani melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Kegiatan ini diikuti oleh kelompok petani kopi, pelaku UMKM kopi lokal, perangkat desa, serta masyarakat yang memiliki usaha berbasis kopi. Program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas pemasaran digital guna meningkatkan nilai ekonomi kopi lokal.
Kegiatan PPM mengusung tema Pengembangan Strategi Social Media Marketing untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Kopi Lokal Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) di Desa Selasari, pada Kamis, 25 Juni 2026.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan petani dan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, memperluas akses pasar, membangun identitas merek (branding), serta meningkatkan daya saing produk kopi lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Pengabdian, Rd. Neneng Rina Andriani, SE., MM., Ak., CA, menyampaikan bahwa kualitas kopi Desa Selasari memiliki potensi besar untuk berkembang, namun masih menghadapi kendala pada aspek pemasaran digital.
Katanya, produk kopi Desa Selasari memiliki karakteristik dan cita rasa yang sangat baik. Tantangan yang dihadapi saat ini bukan hanya pada proses produksi, tetapi bagaimana produk tersebut dikenal lebih luas melalui strategi pemasaran digital yang efektif.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membekali petani dan UMKM dengan keterampilan memanfaatkan media sosial sebagai media promosi yang mampu meningkatkan nilai jual produk,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, tim pengabdian memberikan pelatihan mengenai penyusunan strategi digital marketing, pembuatan akun bisnis pada media sosial, teknik fotografi dan videografi produk menggunakan telepon pintar, penyusunan konten kreatif, copywriting, branding produk, hingga pemanfaatan fitur Instagram, TikTok, dan marketplace sebagai media pemasaran.
Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan, diskusi, simulasi, dan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami sekaligus menerapkan teknik pemasaran digital sesuai dengan kondisi usaha yang dijalankan.
Selain pelatihan, peserta juga memperoleh pendampingan dalam menyusun kalender konten (content planning), membangun identitas merek kopi lokal, serta memanfaatkan fitur analitik media sosial untuk mengevaluasi efektivitas promosi yang dilakukan.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi diskusi. Berbagai pertanyaan diajukan terkait strategi meningkatkan jumlah pelanggan, membuat konten yang menarik, menentukan target pasar, hingga membangun kepercayaan konsumen melalui media sosial.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan kelompok petani dan pelaku UMKM kopi di Desa Selasari mampu mengelola media sosial secara mandiri, memperluas jaringan pemasaran, mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak, serta meningkatkan nilai tambah produk kopi lokal.
Program ini juga diharapkan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty) dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui pemberdayaan petani dan UMKM berbasis inovasi digital sehingga mampu menciptakan usaha yang lebih mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan. Red.
